kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Hidup Sukses Tanpa Penyesalan ala Warren Buffett


Rabu, 17 Juli 2024 / 03:20 WIB
ILUSTRASI. ?Warren Buffett dikenal atas nasihat bijaknya dalam dunia keuangan dan kehidupan. REUTERS/Scott Morgan


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

3. Ukur Kesuksesan dengan Jumlah Orang yang Mencintai Anda

Ketika obituari Buffett akhirnya ditulis, obituari itu pasti akan merinci bagaimana dia membangun Berkshire Hathaway bersama dengan kekayaannya yang besar. Tapi bagian-bagian itu mungkin bukan yang akan sangat diperhatikan oleh Buffett.

"Menjelang akhir hidup Anda, satu-satunya ukuran kesuksesan haruslah jumlah orang yang ingin Anda cintai benar-benar mencintai Anda,” katanya pada presentasi tahun 2001 di Universitas Georgia.

“Saya tahu orang-orang yang memiliki banyak uang, dan mereka mendapat makan malam penghargaan dan mendapat sayap rumah sakit yang dinamai menurut mereka. Tapi kenyataannya adalah tidak ada satu pun orang di dunia yang mencintai mereka,” kata Buffett. 

“Jika Anda mencapai usia saya dan tidak ada seorang pun yang berpikir baik tentang Anda, saya tidak peduli seberapa besar saldo rekening bank Anda, hidup Anda adalah bencana.”

Cara mudah untuk menghindari nasib itu adalah dengan bersikap baik, kata Buffett pada rapat pemegang saham tahun 2023. 

Baca Juga: 3 Kiat untuk Ibu yang Ingin Ajarkan Anaknya Mengelola Uang dari Warren Buffett

“Saya belum pernah tahu orang yang pada dasarnya baik yang meninggal tanpa teman,” katanya.

Tetapi untuk benar-benar membangun hubungan yang penuh kasih, kata Buffett, Anda harus menjadi orang yang penuh kasih sendiri.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×