kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Hindari rudal Korut dan China, pesawat pembom AS tak lagi ditempatkan di Guam


Sabtu, 25 April 2020 / 08:34 WIB
ILUSTRASI. Untuk pertama kalinya dalam 16 tahun, Angkatan Udara AS tidak menempatkan pesawat pembom berat di pangkalan militer di Guam.


Sumber: CNN | Editor: Khomarul Hidayat

Aset utama, dalam bentuk pesawat pembom, akan dipindahkan dari jangkauan kemungkinan serangan pertama oleh musuh. Tetapi dipersenjatai dengan rudal jarak jauh dan didukung oleh tanker pengisian bahan bakar udara, AS dapat kembali beraksi di Pasifik dalam waktu kurang dari sehari dari pangkalan daratan mereka di tempat-tempat seperti North Dakota dan Louisiana.

Rabu lalu, Angkatan Udara AS mengirim pesawat bomber B-1 dari pangkalan South Dakota dalam perjalanan hanya 30 jam ke Jepang.

Baca Juga: 100 awak kapal induk perang AS terjangkit corona, kapten minta bantuan Pentagon

Dalam misi ini, AS bekerja sama dengan pesawat tempur F-15 dan F-2 Jepang serta F-16 AS.

"Operasi ini menunjukkan komitmen kami yang tak tergoyahkan terhadap keamanan dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik melalui pengerahan pasukan strategis dari seluruh dunia," kata Jenderal CQ Brown, Jr, komandan Pasukan Angkatan Udara AS.

Baca Juga: Bartambah, jumlah awak kapal induk perang AS yang positif virus corona capai 550




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×