kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.114   31,00   0,17%
  • IDX 6.151   59,17   0,97%
  • KOMPAS100 807   10,64   1,34%
  • LQ45 616   9,09   1,50%
  • ISSI 212   1,91   0,91%
  • IDX30 347   5,51   1,61%
  • IDXHIDIV20 427   5,10   1,21%
  • IDX80 92   1,24   1,36%
  • IDXV30 116   1,01   0,88%
  • IDXQ30 111   1,74   1,60%

H&M masuk marketplace Alibaba, TMall


Kamis, 22 Maret 2018 / 11:03 WIB
ILUSTRASI. H&M


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Perusahaan ritel asal Swedia, H&M bergabung ke jaringan online marketplace Alibaba, TMall. Ini adalah pertama kalinya H&M, yang juga memiliki tujuh label add-on baru, menjual merek pakaian utamanya melalui pihak ketiga. Dengan pindah ke TMall, H&M sedang berjuang melawan saingan-saingannya untuk merebut hati konsumen China.

Mengutip Reuters, Rabu (21/3), H&M sebenarnya sudah membuka toko online secara independen di China sejak 2014 silam. Namun, pasar online di China didominasi oleh virtual shoping centre, seperti TMall dan Taobao.

Dus, H&M berharap dengan masuknya ke TMall akan mampu mendongkrak penjualannya di China.

Country Manager China H&M Magnus Olsson mengatakan, H&M perlu berada di platform di mana sebagian besar pelanggan berkumpul. Ia menyebut harga dan penawaran produk H&M di Tmall akan sedikit berbeda daripada di hm.com.

Menurut Olsson, persaingan semakin ketat di China di tengah pergeseran besar ke online. "Sesuatu yang benar-benar kami fokuskan adalah mencoba memahami perilaku konsumen. Kami akan membuat lebih banyak koleksi spesifik Asia atau China," ujar Olsson, dilansir dari Reuters.

Grup H&M telah melihat pertumbuhan penjualan stagnan atau tipis dalam beberapa tahun terakhir karena telah berjuang untuk beradaptasi dengan pergeseran online. Hal ini membuat H&M melihat pertumbuhan masa depan di pasar-pasar baru seperti China.

Tahun lalu, pendapatan H&M mencapai 200 miliar crown Swedia. Pasar China, yang memiliki 500 gerai, berkontribusi sebesar 11 miliar crown Swedia.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×