kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Honda dan Yamaha Bakal Ciptakan Motor Elektrik


Kamis, 11 September 2008 / 11:34 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Tingginya harga bensin membuat produsen motor berupaya mengembangkan kendaraan hemat BBM. Tidak terkecuali Honda Motor Co. dan Yamaha Motor Co. Dua produsen motor terbesar dunia asal Jepang ini tengah mempertimbangkan untuk menciptakan motor dengan tenaga elektrik. Baik Honda dan Yamaha yakin, permintaan akan motor model baru ini bakal meningkat seiring tingginya harga bensin.

Asal tahu saja, saat ini, harga rata-rata bensin eceran di Negeri Sakura itu per bulannya sudah mengalami kenaikan sebesar 29% dalam 12 bulan yang berakhir pada Juni. Sebagai perbandingan, harga bensin eceran di AS sepanjang tahun ini sudah meningkat sebesar 20%.

Menurut harian Nikkei yang ditulis hari ini, Honda memang berencana melakukan debut peluncuran motor elektrik pada 2011. Sementara, Yamaha akan memperkenalkan versi motor elektriknya setahun lebih cepat, yakni pada 2010.

“Saat ini kami memang tengah berupaya untuk menciptakan kendaraan roda dua elektrik. Namun, kami belum putuskan berapa harganya dan kapan kendaraan ini akan dirilis,” kata Juru Bicara Akemi Ando, hari ini.

Sementara itu Takashi Kitagawa juru bicara Yamaha mengakui bahwa pihaknya juga tengah mempersiapkan motor elektrik yang setipe dengan skuter kapasitas bensin 50 cc yang sudah diluncurkan sebelumnya.

Sebenarnya, Yamaha sudah memulai proyek pembuatan motor roda dua dengan tenaga hibrida sejak tiga tahun lalu. Namun, Yamaha memutuskan untuk menghentikan penjualan skuter elektrik model EC-O2 dan Passol-L sejak September tahun lalu setelah mengalami kesulitan terhadap baterai. Menurut Nikkei, nantinya, kedua perusahaan akan menggunakan baterai ion-lithium sebagai penggerak motor. 




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×