kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Huawei catatkan pendapatan US$ 46,5 miliar


Selasa, 03 Februari 2015 / 10:55 WIB
Huawei catatkan pendapatan US$ 46,5 miliar
ILUSTRASI. WhatsApp Web Beta Kedatangan Fitur Baru Screen lock, ini Fungsi dan Cara Mengaktifkan


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Huawei Consumer Business Group (BG) melaporkan kinerja keuangan di 2014. Produsen ponsel asal Tiongkok itu mengklaim berhasil mencatatkan kenaikan pertumbuhan hingga 30% menjadi sekitar US$ 46,5 triliun. Richard Yu, CEO Huawei Consumer BG menyebut pencapaian ini merupakan pertama kalinya perusahaan berhasil mencatatkan pendapatan melampaui angka US$ 10 miliar.
 
Tak hanya dari sisi pendapatan, pengiriman produk juga berhasil tumbuh 7,8% di kisaran 138 juta perangkat di tahun kemarin. Dari jumlah tersebut telepon pintar memegang porsi 75 juta produk dengan angka kenaikan 45%. Bahkan kontribusi pengiriman ponsel pintar kelas menengah ke atas sendiri berhasil menunjukkan peningkatan hingga 18%
 
“Strategi kami yang fokus pada produk premium kelas menengah ke atas telah menghasilkan prestasi yang signifikan di tahun 2014,” ujarnya Yu dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan Selasa (3/2).
 
Yu mencontohkan salah satu produk unggulannya Huawei Ascend P7. Semenjak diluncurkan di Paris pada Mei 2014, hanya dalam waktu 6 bulan pengirimannya sudah mencapai 4 juta unit. Sementara Huawei Ascend Mate 7 yang ditujukan untuk kalangan pebisnis telah dikirimkan lebih dari 2 juta unit hanya dalam kurun waktu 3 bulan sejak diluncurkan pada bulan September tahun lalu.
 
Lanjutnya penjualan menggunakan saluran terbuka (termasuk E-commerce) juga berhasil mencatatkan pertumbuhan yang cukup signifikan. Dari total pendapatannya di tahun 2014, segmen ini memberi kontribusi 41%. Mereka mengaku telah mendirikan 630 toko ritel online dan offline bagi konsumen.




TERBARU

[X]
×