kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Huawei catatkan pendapatan US$ 46,5 miliar


Selasa, 03 Februari 2015 / 10:55 WIB
Huawei catatkan pendapatan US$ 46,5 miliar
ILUSTRASI. WhatsApp Web Beta Kedatangan Fitur Baru Screen lock, ini Fungsi dan Cara Mengaktifkan


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Huawei Consumer Business Group (BG) melaporkan kinerja keuangan di 2014. Produsen ponsel asal Tiongkok itu mengklaim berhasil mencatatkan kenaikan pertumbuhan hingga 30% menjadi sekitar US$ 46,5 triliun. Richard Yu, CEO Huawei Consumer BG menyebut pencapaian ini merupakan pertama kalinya perusahaan berhasil mencatatkan pendapatan melampaui angka US$ 10 miliar.
 
Tak hanya dari sisi pendapatan, pengiriman produk juga berhasil tumbuh 7,8% di kisaran 138 juta perangkat di tahun kemarin. Dari jumlah tersebut telepon pintar memegang porsi 75 juta produk dengan angka kenaikan 45%. Bahkan kontribusi pengiriman ponsel pintar kelas menengah ke atas sendiri berhasil menunjukkan peningkatan hingga 18%
 
“Strategi kami yang fokus pada produk premium kelas menengah ke atas telah menghasilkan prestasi yang signifikan di tahun 2014,” ujarnya Yu dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan Selasa (3/2).
 
Yu mencontohkan salah satu produk unggulannya Huawei Ascend P7. Semenjak diluncurkan di Paris pada Mei 2014, hanya dalam waktu 6 bulan pengirimannya sudah mencapai 4 juta unit. Sementara Huawei Ascend Mate 7 yang ditujukan untuk kalangan pebisnis telah dikirimkan lebih dari 2 juta unit hanya dalam kurun waktu 3 bulan sejak diluncurkan pada bulan September tahun lalu.
 
Lanjutnya penjualan menggunakan saluran terbuka (termasuk E-commerce) juga berhasil mencatatkan pertumbuhan yang cukup signifikan. Dari total pendapatannya di tahun 2014, segmen ini memberi kontribusi 41%. Mereka mengaku telah mendirikan 630 toko ritel online dan offline bagi konsumen.




TERBARU

[X]
×