kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45827,22   1,41   0.17%
  • EMAS1.040.000 1,17%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.01%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Hujan deras di selatan Kyushu, Jepang mengevakuasi puluhan ribu orang


Sabtu, 04 Juli 2020 / 18:26 WIB
Hujan deras di selatan Kyushu, Jepang mengevakuasi puluhan ribu orang
ILUSTRASI. Pemerintah Jepang meminta ribuan orang untuk mengungsi dari rumah di Pulai Kyushu selatan.

Sumber: Reuters | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Pemerintah Jepang meminta ribuan orang untuk mengungsi dari rumah di Pulai Kyushu selatan. Seruan untuk evakuasi ini terjadi setelah hujan lebat yang diperkirakan menyebabkan 15 orang tewas dan sembilan orang hilang.

Dengan wilayah yang menghadapi risiko banjir dan tanah lebih lanjut, pihak berwenang mengatakan kepada 92.200 rumah tangga di prefektur Kumamoto dan Kagoshima untuk mengosongkan rumah mereka. "Curah hujan deras kemungkinan akan berlanjut hingga Minggu, dan orang-orang di daerah itu harus waspada maksimum," kata Perdana Menteri Shinzo Abe seperti diberitakan kantor berita Kyodo.

Baca Juga: Corona di Jepang: Tiga hari berturut-turut, kasus Covid-19 baru di Tokyo di atas 100

Abe menambahkan bahwa sebanyak 10.000 tentara akan dikirim untuk bergabung dengan operasi penyelamatan. Stasiun televisi nasional HNK melaporkan, banjir Sungai Kuma di wilayah itu telah memutus rumah-rumah dan menghanyutkan sebuah jembatan.

NHK melaporkan, 15 orang yang dikhawatirkan tewas termasuk 14 yang menderita serangan jantung di sebuah rumah tua di Kumamoto yang terendam air yang naik. Mengutip gubernur prefektur, sembilan lainnya hilang, dengan salah satu yang terluka dalam kondisi serius.

Badan Meteorologi Jepang menurunkan peringatan dari tingkat tertinggi yang semula diposting untuk memperingatkan terhadap banjir dan tanah longsor yang dipicu oleh hujan yang belum pernah terlihat sebelumnya di wilayah tersebut.

Baca Juga: Selamat, Vladimir Putin jadi presiden Rusia seumur hidup



TERBARU

[X]
×