kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

IEA Pertahankan Proyeksi Permintaan Minyak 2024 dan Pangkas Perkiraan 2025


Selasa, 13 Agustus 2024 / 16:03 WIB
IEA Pertahankan Proyeksi Permintaan Minyak 2024 dan Pangkas Perkiraan 2025
ILUSTRASI. IEA mempertahankan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global . REUTERS/Alexander Manzyuk


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - LONDON. Badan Energi Internasional (IEA) pada hari Selasa (13/8) mempertahankan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global untuk tahun 2024.

Tetapi sedikit memangkas perkiraan untuk tahun 2025. Penurunan ini disebabkan oleh dampak konsumsi di China.

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Turun Selasa (13/8), Brent ke US$81,52 dan WTI ke US$79,33

IEA menyatakan bahwa berakhirnya lonjakan ekonomi pasca-COVID di China telah membatasi permintaan minyak global, namun ekonomi maju, terutama Amerika Serikat (AS).

Di mana sepertiga konsumsi bensin global terjadi, mampu mengimbangi penurunan tersebut.

IEA menambahkan, musim berkendara musim panas di AS diperkirakan akan menjadi yang terkuat sejak pandemi.

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Diprediksi Menguat Pekan Ini, Kendati Dibayangi Pembalikan Arah

Sementara pemotongan pasokan oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) semakin memperketat pasar fisik.

"Saat ini, pasokan kesulitan untuk mengimbangi permintaan puncak musim panas, yang mendorong pasar ke dalam defisit," kata badan pengawas energi yang berbasis di Paris ini dalam laporan minyak bulanannya.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×