kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Ilmuwan China: Wabah virus corona bisa lebih buruk 10 kali lipat dibanding Sars!


Jumat, 24 Januari 2020 / 10:35 WIB
Ilmuwan China: Wabah virus corona bisa lebih buruk 10 kali lipat dibanding Sars!
ILUSTRASI. Sejumlah warga berjalan di depan stasiun kereta yang tidak beroperasi di kota Wuhan. China Daily via REUTERS

Sumber: South China Morning Post | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Seorang ilmuwan virologi terkemuka Tiongkok telah memperingatkan bahwa epidemi coronavirus Wuhan bisa 10 kali lebih buruk dari wabah Sars yang menewaskan hampir 800 orang di seluruh dunia pada tahun 2002-03.

Guan Yi, direktur Laboratorium Negara Penyakit Menular di Universitas Hong Kong, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan majalah Caixin pada hari Kamis bahwa setelah kunjungan singkat ke kota China tengah pada hari Selasa dan Rabu, ia memilih untuk menjadi pembelot dan pergi.

"Perkiraan konservatif saya adalah bahwa epidemi ini bisa berakhir setidaknya 10 kali skala Sars [penyakit pernapasan akut yang parah]," katanya.

Menurut angka resmi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), selama wabah Sars yang juga disebabkan oleh coronavirus, 8.098 orang jatuh sakit di seluruh dunia dan 774 meninggal, 

Baca Juga: Tiga negara Asia Tenggara umumkan kasus positif virus corona

Di China daratan ada 5.327 kasus dan 348 kematian, dan di Hong Kong, 1.755 kasus dan 298 kematian.

Hingga Kamis tengah malam, sudah ada 17 kematian dan 583 kasus yang dikonfirmasi dari virus corona baru - bernama 2019-nCoV oleh WHO. Provinsi Hubei, di mana Wuhan adalah ibu kotanya, telah bertanggung jawab atas semua kematian dan 444 kasus dari 571 kasus yang dikonfirmasi di China daratan.

12 kasus lainnya dilaporkan di Thailand, Korea Selatan, Jepang, Amerika Serikat, dan kota-kota Hong Kong dan Makau.

Baca Juga: Badan Karantina Pertanian belum terima laporan penularan virus corona

Salah satu alasan untuk prediksi tersebut adalah bahwa pihak berwenang di Wuhan telah melewatkan kesempatan terbaik mereka untuk menahan penyebaran penyakit ini, kata Guan.




TERBARU

Close [X]
×