kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

IMF: Asia harus beri ruang penguatan mata uang


Kamis, 07 Oktober 2010 / 07:15 WIB
ILUSTRASI. LAPANGAN MINYAK MUDI TUBAN


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

HONGKONG. Badan Moneter Internasional (IMF) bilang, perekonomian Asia -termasuk China- harus memberikan ruang penguatan mata uangnya sehingga lebih fleksibel. Hal itu dapat mendorong peningkatan permintaan domestik dan membatasi masuknya arus dana spekulatif ke pasar modal.

"Melihat krisis yang terjadi sekarang, prospek Asia dalam jangka waktu menengah sangat tergantung pada kemampuan Asia untuk menyeimbangkan penggerak pertumbuhan. Caranya dengan lebih bergantung pada permintaan domestik dibanding permintaan dari luar," jelas IMF dalam laporan World Economic Outlook yang dirilis kemarin.

Menurut IMF, China dan negara tetangganya di kawasan regional harus mengadopsi apresiasi mata uang yang tepat untuk meningkatkan pendapatan sehingga mendongkrak daya beli.

Asal tahu saja, pemerintah di sejumlah negara mulai dari Brazil hingga Korea Selatan, sudah mengambil beberapa langkah untuk menahan laju penguatan mata uang mereka seiring derasnya dana asing yang masuk ke perekonomian Asia dan emerging market.


Berita Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×