kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

IMF: Asia harus beri ruang penguatan mata uang


Kamis, 07 Oktober 2010 / 07:15 WIB
ILUSTRASI. LAPANGAN MINYAK MUDI TUBAN


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

HONGKONG. Badan Moneter Internasional (IMF) bilang, perekonomian Asia -termasuk China- harus memberikan ruang penguatan mata uangnya sehingga lebih fleksibel. Hal itu dapat mendorong peningkatan permintaan domestik dan membatasi masuknya arus dana spekulatif ke pasar modal.

"Melihat krisis yang terjadi sekarang, prospek Asia dalam jangka waktu menengah sangat tergantung pada kemampuan Asia untuk menyeimbangkan penggerak pertumbuhan. Caranya dengan lebih bergantung pada permintaan domestik dibanding permintaan dari luar," jelas IMF dalam laporan World Economic Outlook yang dirilis kemarin.

Menurut IMF, China dan negara tetangganya di kawasan regional harus mengadopsi apresiasi mata uang yang tepat untuk meningkatkan pendapatan sehingga mendongkrak daya beli.

Asal tahu saja, pemerintah di sejumlah negara mulai dari Brazil hingga Korea Selatan, sudah mengambil beberapa langkah untuk menahan laju penguatan mata uang mereka seiring derasnya dana asing yang masuk ke perekonomian Asia dan emerging market.


Berita Terkait



TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×