kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.905   13,00   0,07%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

ADB Revisi Pertumbuhan Ekonomi Asia Timur


Selasa, 20 Juli 2010 / 09:45 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Edy Can

MANILA. Bank Pembangunan Asia (ADB) menilai perekonomian di kawasan Asia Timur mulai membaik dan berjalan sesuai dengan rencana. Karena itu, ADB merevisi angka pertumbuhan ekonomi bagi negara-negara Asia Timur tahun ini.

Semula ADB memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Timur akan mencapai 7,7%. Namun, hari ini (20/7), ADB merevisi angka tersebut menjadi 8,1%.
"Pemulihan ekonomi di Asia Timur masih sesuai dengan jalur di mana permintaan domestik dan ekspor mendukung pertumbuhan," kata ADB dalam rilisnya, hari ini (20/7).

Negara-negara Asia Timur versi ADB adalah China, Hong Kong, Korea Selatan, Taiwan, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei, Kamboja, Laos, Myanmar dan Vietnam.

Kendati demikian, ADB mengingatkan, masih ada tiga masalah yang mengancam pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Timur. Ketiga masalah itu yakni: gangguan dalam pemulihan ekonomi, aliran modal yang belum stabil, dan kebijakan yang tidak diharapkan atau tidak layak. "Gejolak keuangan seperti krisis utang di Eropa juga bisa menjadi risiko yang mengubah keadaan secara dramatis," kata ADB.




TERBARU

[X]
×