kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

IMF: Minyak murah, ekonomi Arab Saudi melambat


Selasa, 18 Agustus 2015 / 15:17 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KAIRO. Pertumbuhan ekonomi Arab Saudi diramal melambat pada tahun ini dan tahun depan. Menurut Badan Moneter Internasional (IMF), terkait hal itu, pemerintah Saudi terpaksa harus memangkas anggaran belanja mereka akibat dari rendahnya harga minyak dunia.

Menurut IMF, tingkat Produk Domestik Bruto Arab Saudi hanya akan tumbuh 2,8% pada tahun ini dan 2,4% pada 2016. Sebagai perbandingkan, pertumbuhan PDB Arab Saudi tahun lalu sebesar 3,5%.

"Pertumbuhan tahunan dalam jangka menengah sebesar 3%," jelas IMF.

Ada sejumlah sinyal yang menunjukkan bahwa Arab Saudi tengah kekeringan likuiditas saat ini. Salah satunya, negara produsen minyak terbesar dunia ini masuk ke pasar obligasi untuk kali pertama sejak 2007 setelah harga minyak merosot lebih dari 50%.

Defisit neraca perdagangan pun tak dapat dihindari. IMF memprediksi, defisit yang dialami Arab Saudi tahun ini akan mencapai 19,5% dari PDB.

"Arab Saudi membutuhkan reformasi harga energi yang komprehensif, kontrol yang lebih ketat dari peraturan upah di sektor publik, serta efisiensi yang lebih besar dalam investasi sektor publik," jelas IMF.

IMF melanjutkan, penurunan tajam dari pendapatan minyak dan kian meningkatnya kebutuhan modal menghasilkan pembengkakan defisit fiskal yang besar tahun ini.

IMF juga menyarankan, pemerintah Arab Saudi memperkenalkan kebijakan nilai tambah (value added) dan pajak pertanahan.

Minyak menyumbang sekitar 90% dari pendapatan negara kerajaan tersebut.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×