kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Impor batubara kena pajak


Sabtu, 11 Oktober 2014 / 12:42 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah tengah mempertimbangkan mempercepat perpanjangan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) Freeport Indonesia. KONTAN/Lamgiat Siringoringo/


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Produsen batubara Australia harus gigit jari. Pasalnya, China akan memberlakukan kembali tarif impor batubara demi melindungi penambang domestik. Hambatan impor ini makin menggerus pendapatan perusahaan batubara asal Australia yang mengekspor ke China.

"Hal itu membuat batubara Australia relatif kurang kompetitif untuk pasokan China dan merupakan tantangan yang sangat signifikan terutama karena dampak dari harga yang lebih rendah akan menekan margin," ujar Philip Chippindale, analis Wilson HTM Investment Group Ltd seperti dikutip dari Bloomberg.

Pajak impor merupakan langkah lanjutan dari Pemerintah China yang mengeluarkan kebijakan melarang impor batubara berkualitas rendah. Selain itu juga, Pemeritah China meminta pembangkit listrik untuk mengurangi impor batubara. Pemberlakuan tarif ini tidak akan berlaku bagi Indonesia karena adanya perjanjian perdagangan bebas.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×