kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.885   -103,00   -0,57%
  • IDX 6.120   -1,74   -0,03%
  • KOMPAS100 793   -0,59   -0,07%
  • LQ45 607   -1,04   -0,17%
  • ISSI 212   0,62   0,29%
  • IDX30 336   -0,93   -0,27%
  • IDXHIDIV20 428   1,58   0,37%
  • IDX80 91   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 116   0,63   0,55%
  • IDXQ30 110   0,09   0,08%

Impor Emas China Naik Tajam pada 2026, Padahal Jadi Produsen Terbesar Dunia


Rabu, 30 September 2026 / 09:31 WIB
Impor Emas China Naik Tajam pada 2026, Padahal Jadi Produsen Terbesar Dunia
ILUSTRASI. Harga Emas Dunia Naik Tipis saat Dolar AS Melemah (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - China mencatat impor emas dalam jumlah fantastis sepanjang delapan bulan pertama 2026. Negara tersebut mengimpor sekitar 1.141 ton emas senilai US$158,8 miliar atau sekitar Rp2.848 triliun.

Angka tersebut menarik karena China merupakan produsen emas terbesar di dunia. Berdasarkan data World Gold Council, China memproduksi sekitar 384 ton emas pada 2025.

Mengutip VnExpress, data bea cukai China menunjukkan nilai impor emas hingga Agustus 2026 bahkan sudah jauh melampaui total sepanjang 2025.

Pada tahun lalu, China mengimpor sekitar 886 ton emas dengan nilai US$96,5 miliar atau sekitar Rp1.731 triliun.

Baca Juga: Harga Emas Turun Hampir 6% September, Investor Pantau Inflasi AS

China Impor Emas 1.141 Ton hingga Agustus 2026

Lonjakan impor emas China terjadi ketika permintaan investasi terhadap logam mulia tersebut meningkat.

China merupakan negara dengan konsumsi emas terbesar di dunia. Ketidakpastian ekonomi dan semakin terbatasnya pilihan investasi turut mendorong masyarakat mengalihkan dana ke emas.

South China Morning Post juga melaporkan bahwa penjualan emas batangan dan koin untuk investasi di China mencapai 339 ton pada semester I 2026. Angka tersebut naik 28% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Permintaan yang tinggi juga membuat harga emas di pasar China sedikit berada di atas harga acuan internasional. Kondisi tersebut memberikan insentif bagi bank dan pelaku pasar untuk meningkatkan impor.

Analis Jinrui Futures, Zijie Wu, mengatakan kepada Bloomberg bahwa tingginya permintaan domestik menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga emas di China.

Baca Juga: Northern Star Tolak Tawaran Akuisisi Gold Fields Senilai US$27,1 miliar

Bank Sentral China Ikut Borong Emas

People's Bank of China (PBOC) menambah 20 ton emas ke dalam cadangannya pada Agustus 2026. Berdasarkan data World Gold Council, angka tersebut menjadi penambahan bulanan terbesar sejak Oktober 2023.

Pembelian oleh bank sentral menjadi salah satu faktor yang mendorong investor individu untuk meningkatkan kepemilikan emas.

Lonjakan impor emas China juga kemungkinan berkaitan dengan perubahan sistem perizinan.

Bloomberg melaporkan bahwa sistem lisensi baru yang diperkenalkan pada Juni 2026 mendorong bank menggunakan kuota impor emas yang sebelumnya telah dialokasikan oleh bank sentral.

Impor emas China juga mendapat dorongan dari penurunan harga emas di pasar internasional, terutama setelah konflik di Timur Tengah dimulai pada akhir Februari.

Baca Juga: Bank Sentral China Makin Agresif Memborong Emas


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×