kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Northern Star Tolak Tawaran Akuisisi Gold Fields Senilai US$27,1 miliar


Senin, 28 September 2026 / 15:49 WIB
Northern Star Tolak Tawaran Akuisisi Gold Fields Senilai US$27,1 miliar
ILUSTRASI. Merger dan akuisisi (Sascha Steinach/IMAGO via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - MELBOURNE. Persaingan di industri pertambangan emas global kembali memanas. Produsen emas terbesar di Australia, Northern Star Resources, menolak tawaran akuisisi senilai A$38,7 miliar atau sekitar US$27,1 miliar dari perusahaan tambang asal Afrika Selatan, Gold Fields.

Penolakan tersebut menjadi sinyal terbaru meningkatnya tekanan konsolidasi di sektor emas, terutama setelah harga emas sempat mencetak rekor pada awal tahun sebelum reli tersebut mereda.

Jika terealisasi, akuisisi Northern Star akan menjadikan Gold Fields sebagai produsen emas terbesar kedua di dunia setelah Newmont. Transaksi tersebut juga akan masuk dalam jajaran akuisisi terbesar terhadap perusahaan Australia.

Berdasarkan proposal yang diajukan Gold Fields, pemegang saham Northern Star akan menerima 0,3125 saham baru Gold Fields serta uang tunai A$7,25 untuk setiap saham Northern Star yang dimiliki.

Northern Star mengatakan telah menerima proposal tersebut pada 14 September 2026. Saat itu, nilai tawaran mencapai A$27 per saham. Namun, berdasarkan harga penutupan saham Gold Fields pada Jumat lalu, nilai implisit tawaran tersebut telah turun menjadi A$25,19 per saham Northern Star.

Baca Juga: Indeks Nikkei Ditutup Melemah: Hentikan Kenaikan 5 Sesi, Pasar Menanti Kinerja Micron

Nilai tersebut mencerminkan premi sekitar 14% dibandingkan harga penutupan terakhir Northern Star. Padahal, transaksi akuisisi perusahaan di Australia biasanya membutuhkan premi setidaknya 30% agar dapat berlanjut.

Pada perdagangan Senin, saham Northern Star ditutup naik 6,2% menjadi A$23,47 per saham. Namun, harga tersebut masih berada di bawah nilai implisit tawaran Gold Fields dan turun dari level tertinggi intraday A$24,46.

Sementara itu, saham Gold Fields merosot lebih dari 12% ketika Bursa Efek Johannesburg dibuka.

Ketua Northern Star Michael Chaney mengatakan tawaran tersebut belum mencerminkan nilai fundamental perusahaan.

"Gold Fields berupaya mengakuisisi salah satu portofolio emas terbaik di dunia dengan harga yang jauh di bawah apa yang dianggap Dewan sebagai nilai fundamentalnya dan pada waktu yang sangat oportunistis," kata Chaney dalam sebuah pernyataan.

Gold Fields masih buka peluang negosiasi

Gold Fields menyatakan telah melakukan sejumlah pembicaraan dengan Northern Star selama enam bulan terakhir. Namun, menurut Gold Fields, keterlibatan Northern Star masih terbatas sebelum proposal akuisisi akhirnya disampaikan.

Gold Fields menilai tawaran tersebut memberikan manfaat strategis dan finansial bagi pemegang saham kedua perusahaan.

"Perusahaan tetap terbuka terhadap dialog yang konstruktif dan terus berupaya menjalin keterlibatan dengan Dewan Northern Star," kata Gold Fields dalam pernyataannya.

Manajemen kedua perusahaan dijadwalkan menyampaikan presentasi kepada investor dalam agenda yang sebelumnya telah direncanakan pada konferensi emas di Colorado, Amerika Serikat, pada Selasa.

Rencana akuisisi tersebut juga berlangsung di tengah tekanan dari investor aktivis Elliott Investment Management. Pada Juni lalu, Elliott mendesak Northern Star melakukan kajian strategis yang menurut investor tersebut dapat membuka kemungkinan penjualan perusahaan kepada pesaing, termasuk Gold Fields.

Northern Star kemudian menunjuk CEO baru pada Juli di tengah tekanan dari Elliott. Investor aktivis tersebut mengatakan kini memiliki sekitar 6,2% saham Northern Star.

Baca Juga: Indeks KOSPI Catat Penurunan Terbesar dalam 2 Minggu: Saham Produsen Chip Jatuh

Partner Elliott John Pike mengatakan investor melihat peluang besar untuk menciptakan nilai di Northern Star dan setiap transaksi harus mencerminkan potensi tersebut.

"Dewan memiliki kewajiban untuk terlibat dengan setiap pembeli yang serius dan mengevaluasi secara menyeluruh langkah terbaik untuk mewujudkan potensi tersebut," ujar Pike.

Operasi emas di Australia Barat

Gold Fields dan Northern Star sama-sama memiliki aset tambang emas di Australia Barat, termasuk di sekitar Kalgoorlie. Di wilayah tersebut, Northern Star mengoperasikan tambang emas terbesar di Australia yang secara lokal dikenal sebagai Super Pit.

Gold Fields memperkirakan transaksi tersebut dapat menghasilkan sinergi senilai US$4 miliar hingga US$5 miliar melalui optimalisasi korporasi, operasional, dan portofolio.

Akuisisi juga akan meningkatkan eksposur Gold Fields terhadap aset dengan umur produksi lebih panjang. Jika transaksi berhasil, perusahaan gabungan diproyeksikan menghasilkan sekitar 4,1 juta ons emas per tahun.

Sekitar 80% produksi perusahaan gabungan tersebut akan berasal dari Australia, Amerika Utara, dan Chile.

Gold Fields sebelumnya telah memperluas bisnisnya di Australia melalui akuisisi Gold Road Resources senilai A$3,7 miliar pada tahun lalu setelah mengajukan tawaran yang telah diperbaiki.

Dalam proposal terbaru, pemegang saham Northern Star akan mempertahankan sekitar 33% kepemilikan di perusahaan gabungan. Gold Fields juga berencana mencatatkan saham perusahaan gabungan tersebut secara sekunder di Bursa Efek Australia.

John Ayoub, portfolio manager Wilson Asset Management yang memiliki saham Northern Star, menilai tawaran Gold Fields belum menarik bagi pemegang saham Northern Star.

"Tawaran ini terasa oportunistis dan kami akan setuju dengan Dewan untuk menolaknya," kata Ayoub.

Baca Juga: Harga Emas Turun Lebih dari 2%, Imbas Spekulasi Kenaikan Suku Bunga AS

Menurut dia, investor perlu mempertimbangkan nilai saham Gold Fields dibandingkan dengan kemampuan Northern Star menciptakan nilai melalui rencana pemulihan bisnis maupun potensi penjualan aset.

Northern Star juga menilai proposal Gold Fields akan membuat pemegang saham memiliki eksposur yang signifikan terhadap saham perusahaan tambang asal Afrika Selatan tersebut. Northern Star menyebut saham Gold Fields memiliki profil risiko yurisdiksi yang lebih tinggi dibandingkan basis aset yang dimilikinya saat ini.

Selain itu, Northern Star menyatakan proposal tersebut secara material masih mengurangi nilai portofolio aset perusahaan yang memiliki umur operasi panjang.

Proposal tersebut juga diajukan menjelang sejumlah katalis pertumbuhan penting bagi Northern Star, termasuk peningkatan produksi dari Fimiston Mill.

Penolakan Northern Star menunjukkan bahwa proses konsolidasi di industri emas masih menghadapi tantangan, meskipun perusahaan tambang besar terus mencari peluang untuk memperbesar cadangan, produksi, dan umur aset mereka.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×