kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Permintaan Menguat, Impor Emas China Capai Rekor Tertinggi Dua Tahun


Jumat, 24 Juli 2026 / 16:00 WIB
Permintaan Menguat, Impor Emas China Capai Rekor Tertinggi Dua Tahun
ILUSTRASI. China (REUTERS/Florence Lo)


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Impor emas China melonjak ke level tertinggi dalam dua tahun pada Juni 2026. Kenaikan ini mencerminkan permintaan yang tetap kuat di pasar emas terbesar di dunia, meski harga emas global sempat terkoreksi dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan data terbaru bea cukai China, impor emas mencapai sekitar 173 ton pada Juni atau menjadi yang tertinggi sejak Maret 2024. Ini juga menandai kenaikan impor selama tiga bulan berturut-turut.

Peningkatan impor didorong oleh turunnya harga emas internasional yang dimanfaatkan investor untuk membeli saat harga rendah. Selain itu, penguatan nilai tukar renminbi membuat biaya pembelian emas dari luar negeri menjadi lebih murah.

Analis Jinrui Futures Zijie Wu mengatakan, aksi beli saat harga turun menjadi salah satu faktor utama yang menopang permintaan emas di China. Di sisi lain, bank-bank komersial juga meningkatkan persediaan emas untuk memenuhi kebutuhan penjualan emas fisik kepada nasabah serta program tabungan atau akumulasi emas.

"Bank-bank perlu menambah persediaan emas untuk mendukung penjualan emas fisik dan program akumulasi emas, sekaligus menjaga cadangan jika permintaan melonjak," ujar Wu, dikutip Bloomberg (24/7).

Baca Juga: Thailand Perketat Aturan Transaksi Emas, Pembayaran Tunai Bakal Dibatasi

Program akumulasi emas yang ditawarkan banyak bank di China memungkinkan masyarakat membeli emas secara bertahap dalam nominal kecil. Skema ini menjadi salah satu instrumen investasi emas yang semakin diminati investor ritel.

Minat investasi terhadap emas juga tercermin dari arus dana ke exchange-traded fund (ETF) berbasis emas. Data Shanghai Gold Exchange menunjukkan ETF emas mencatat arus masuk bersih sekitar 28 ton sepanjang 2026.

Di sisi pasokan, bank-bank di China memperoleh izin impor emas melalui kuota yang dikendalikan secara ketat oleh People's Bank of China (PBOC). Berlaku mulai 1 Juni, aturan perizinan baru juga diperkirakan mendorong bank memanfaatkan sisa kuota impor sebelum sistem baru diterapkan.

Wu menambahkan, sebagian pengiriman emas kemungkinan telah dipesan sebelum Juni, tetapi baru tercatat pada bulan tersebut karena proses pembiayaan, pengangkutan, dan administrasi kepabeanan membutuhkan waktu. Selain itu, premi harga emas di pasar domestik China yang masih bertahan sepanjang semester pertama membuat impor emas dari pasar internasional menjadi lebih ekonomis bagi perbankan.

Baca Juga: Emas Dunia Melemah usai Sentuh Level Tertinggi 2 Pekan, Kenaikan Minyak Tekan Prospek


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×