Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - BEIJING. Impor emas China melalui Hong Kong pada Januari naik 68,7% dari Desember 2025.
Data Departemen Sensus dan Statistik Hong Kong pada hari Jumat (27/2/2026) menunjukkan, China mengimpor emas 20.585 metrik ton pada Januari, naik dari 12.205 ton pada Desember.
Sebagai konsumen emas terkemuka di dunia, aktivitas pembelian China dapat secara signifikan mempengaruhi pasar emas global.
Data Hong Kong mungkin tidak memberikan gambaran lengkap tentang pembelian emas oleh China karena emas juga diimpor melalui Shanghai dan Beijing.
Total impor emas China melalui Hong Kong mencapai 36.544 ton pada Januari, naik 30,4% dari 28.014 ton pada Desember.
Baca Juga: Harga Emas Meroket, Kekayaan Warga Turki Naik Tapi Inflasi Sulit Dikendalikan
"Tahun Baru Imlek kemungkinan mendukung permintaan emas fisik, dengan emas tiba di China sebelum akhir tahun baru Imlek," kata analis komoditas UBS, Giovanni Staunovo seperti dilansir dari Reuters.
Emas fisik di China diperdagangkan dengan premi US$ 12- US$ 13 per ons di atas harga spot patokan global minggu ini karena daya tarik emas sebagai aset safe-haven terlihat jelas setelah pasar kembali dari liburan Tahun Baru Imlek.
Sementara itu, bank sentral China memperpanjang aksi pembelian emasnya untuk bulan ke-15 pada Januari, menurut data dari Bank Rakyat China (PBOC) bulan ini.
Harga emas melonjak lebih dari 64% pada tahun 2025 dan sejauh ini telah naik sekitar 20% tahun ini. Logam mulia ini mencapai rekor US$ 5.594,82 per ons pada 29 Januari.
Baca Juga: Harga Emas Menuju Kenaikan Bulanan, Didorong Permintaan Aset Safe Haven
Kenaikan ini didorong oleh titik-titik konflik geopolitik di seluruh dunia, siklus pelonggaran suku bunga Federal Reserve AS, pembelian oleh bank sentral, dan peningkatan arus masuk ke dalam dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang didukung emas batangan.













