kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Indeks Konsumen Turun, Indeks DJIA Tergelincir 0,13%


Rabu, 29 Juli 2009 / 08:54 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Hendra Gunawan

NEW YORK. Setelah reli selama dua minggu berturut-turut, akhirnya bursa saham Amerika Serikat (AS) menyerah juga. Kali ini, penurunan disebabkan oleh anjloknya indeks kepercayaan konsumen negeri Uwak Sam itu. Selain itu, buruknya kinerja Office Depot Inc. to Coach Inc, perusahaan suplier retail terbesar kedua menjadi sentimen negatif lain bagi bursa AS.

Semalam (28/7), indeks DJIA melemah 0,13% menjadi 9.096,72. Saham American Express Co. dan Exxon Mobil Corp. memimpin penurunan indeks yang mewakili 30 saham perusahaan besar AS itu.

Sementara, indeks S&P 500 tergelincir 0,26% menjadi 979,62. Penurunan bursa saham AS ini mengakibatkan dolar kembali menguat terhadap sejumlah mata uang dunia. Fenomena ini diikuti pula oleh anjloknya harga minyak dunia. Rabu (29/7), hingga pukul 08.48 WIB, harga minyak jenis West Texas Intermediate di bursa berjangka New York Mercantile Exchange bertengger di US$ 66,88 per dolar AS.

“Konsentrasi saya adalah valuasi dari harga saham. Reli selama sebulan terakhir disebabkan oleh kinerja yang lebih baik dari perkiraan. Jika yang terjadi adalah sebaliknya, maka saham akan kembali turun,” kata Charles Knott, Chief Investment Officer Knott Capital Management.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×