kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

India buka kesempatan untuk Carrefour, Walmart


Senin, 17 Juli 2017 / 10:35 WIB


Reporter: Mona Tobing | Editor: Sanny Cicilia

NEW DELHI. India menggelar karpet merah bagi asing di sektor ritel. Pemerintah India akan mengizinkan investor asing berinvestasi 100% pada supermarket lokal.

Sebuah pertemuan yang dipimpin Perdana Menteri India Narendra Modi akan mengizinkan investasi 100% pengecer seperti Wal-Mart Stores Inc dan Carrefour SA berinvestasi di India. Izin tersebut dapat diperoleh asalkan investor setuju menjual produk buatan lokal dan berinvestasi sekitar US$ 100 juta.

Pemerintah akan mewajibkan pengecer mengeluarkan dana US$ 50 juta untuk infrastruktur penyimpanan dan logistik dan mempekerjakan 1.000 orang untuk setiap investasi senilai $ 100 juta. Selain menyediakan 30% produk mereka dari perusahaan kecil.

Hadir dalam pertemuan tersebut yakni Menteri Keuangan India Arun Jaitley dan Menteri Perdagangan India Nirmala Sitharaman. Langkah ini merupakan perubahan sebagian dari penolakan Modi atas peritel asing.

Sumber Bloomberg mengatakan, keputusan tersebut dilakukan dalam rangka menciptakan lapangan kerja. Sekalipun harus mengorbankan pedagang lokal.




TERBARU

[X]
×