kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

India naikkan bunga acuan menjadi 6,75%


Kamis, 17 Maret 2011 / 14:43 WIB
ILUSTRASI. Indeks LQ45 turun lebih dalam daripada IHSG, yakni 38,42% secara year to date (ytd).


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

NEW DELHI. Bank sentral India kembali menaikkan tingkat suku bunganya, hari ini. Ini merupakan kenaikan yang kedelapan kalinya dalam waktu setahun terakhir.

Reserve Bank of India (RBI) menaikkan acuan bunga pembelian (repurchase rate) dari 6,5% menjadi 6,75%. Sebelumnya, para ekonom sudah memprediksi kenaikan bunga ini. RBI juga menaikkan bunga acuan repo (reserve repurchase) dari 5,5% menjadi 5,75%.

Gubernur Duvvuri Subbarao memutuskan memperpanjang kenaikan bunga acuan yang paling tajam di antara negara Asia lainnya. Kebijakan ini untuk meredam laju inflasi yang mengalami percepatan pada Februari lalu. Inflasi inti India mengalami percepatan pada Februari lalu menjadi 8,31%.

Langkah itu ditempuh setelah bulan lalu pemerintah mengumumkan rencana untuk menekan pajak dan meningkatkan pengeluaran. RBI harus bersaing dengan dampak kenaikan harga minyak yang lebih tinggi terhadap inflasi. Laju harga minyak memangkas daya beli masyarakat.

"RBI harus benar-benar agresif untuk mengalahkan inflasi. Tekanan harga berkembang pesat," ujar Ramya Suryanarayanan, ekonom DBS Group Holdings Ltd, di Singapura.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×