kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45905,37   15,58   1.75%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

India Perpanjang Larangan Ekspor Bawang Merah Tanpa Batas Waktu Jelang Pemilu


Senin, 25 Maret 2024 / 06:56 WIB
India Perpanjang Larangan Ekspor Bawang Merah Tanpa Batas Waktu Jelang Pemilu
ILUSTRASI. India telah memperpanjang larangan ekspor bawang merah tanpa batas waktu. Foto: Dok Shutterstock


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - MUMBAI. India telah memperpanjang larangan ekspor bawang merah tanpa batas waktu. Ini merupakan sebuah langkah mengejutkan yang dilakukan menjelang pemilihan umum dan diperkirakan akan memperburuk kenaikan harga bawang merah di beberapa pasar luar negeri.

Mengutip Reuters, larangan ekspor bawang merah diberlakukan oleh India – eksportir sayuran terbesar di dunia – pada bulan Desember. Larangan tersebut sedianya akan berakhir pada tanggal 31 Maret. 

Para pedagang telah mengantisipasi larangan tersebut akan dicabut karena harga lokal telah turun lebih dari setengahnya sejak pembatasan ekspor diterapkan dan panen musim ini menghasilkan persediaan yang cukup.

Namun, pemerintah mengeluarkan peraturan baru pada Jumat malam bahwa larangan tersebut akan tetap berlaku sampai pemberitahuan lebih lanjut.

“Perpanjangan ini mengejutkan dan sama sekali tidak diperlukan, mengingat turunnya harga seiring meningkatnya pasokan dari panen musim baru,” kata seorang eksekutif di sebuah perusahaan ekspor yang berbasis di Mumbai, yang menolak disebutkan namanya.

Harga bawang merah di beberapa pasar grosir di Maharashtra, negara bagian penghasil bawang terbesar, telah turun menjadi 1.200 rupee (US$ 14) per 100 kg dari 4.500 rupee pada bulan Desember, kata eksekutif tersebut.

Baca Juga: India Semakin Perketat Pengiriman Beras, Pasokan Global Terancam

Perdana Menteri Narendra Modi sedang mengupayakan masa jabatan ketiga berturut-turut dalam pemilu mendatang yang akan diadakan selama hampir tujuh minggu mulai tanggal 19 April.

Negara-negara seperti Bangladesh, Malaysia, Nepal, dan Uni Emirat Arab bergantung pada impor dari India untuk mengisi kesenjangan dalam pasokan bawang merah. Banyak dari negara-negara tersebut mengalami kesulitan dengan harga yang tinggi sejak larangan tersebut diberlakukan.

“Langkah India memungkinkan eksportir saingannya untuk mengutip harga yang jauh lebih tinggi karena pembeli tidak punya pilihan,” kata eksekutif lain di sebuah perusahaan ekspor yang berbasis di Mumbai.

Baca Juga: Jaga Ketersedian Dalam Negeri, India Berlakukan Bea Ekspor 40% untuk Bawang Bombai

Para pedagang memperkirakan bahwa India, yang memiliki waktu pengiriman lebih pendek dibandingkan pesaingnya seperti Tiongkok atau Mesir di banyak pasar, menyumbang lebih dari separuh impor bawang merah oleh negara-negara Asia.

India mengekspor bawang bombay dengan rekor ekspor sebesar 2,5 juta metrik ton pada tahun keuangan yang berakhir pada 31 Maret 2023.




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×