kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Rupiah Memimpin Pelemahan Jumat (6/3), Won Korea Paling Menguat di Pasar Asia


Jumat, 06 Maret 2026 / 09:40 WIB
Rupiah Memimpin Pelemahan Jumat (6/3), Won Korea Paling Menguat di Pasar Asia
ILUSTRASI. Rupiah (ANTARA FOTO/Jessica Wuysang)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pergerakan mata uang Asia pada Jumat (6/3/2026) menunjukkan tren yang beragam, dengan rupiah Indonesia memimpin pelemahan sementara won Korea Selatan mencatat kenaikan tertinggi di kawasan.

Melansir Reuters, Rupiah tercatat melemah 0,21% ke level 16.910 per dolar AS, memperpanjang pelemahannya sejak awal tahun sebesar 1,42%.

Pelemahan ini dipicu oleh sentimen global yang masih dipengaruhi oleh konflik di Timur Tengah dan penguatan dolar AS sebagai aset safe-haven.

Baca Juga: Peluang Kerja Lulusan Singapura Turun: Gaji Tetap, Risiko Sulit Cari Kerja

Sementara itu, won Korea Selatan menguat 0,3% ke 1.477,7 per dolar AS, mencatatkan performa terbaik di antara mata uang Asia.

Penguatan won juga didorong oleh sentimen positif investor terhadap ekonomi domestik Korea dan arus modal masuk ke pasar saham dan obligasi lokal.

Mata uang Asia lainnya bergerak beragam:

  • Ringgit Malaysia menguat 0,18% ke 3,947 per dolar AS, menambah penguatan tahun ini sebesar 2,76%.
  • Yuan China naik tipis 0,1% ke 6,906 per dolar AS, atau meningkat 1,19% sejak akhir 2025.
  • Baht Thailand dan dolar Taiwan masing-masing melemah 0,16% dan 0,12%, sementara peso Filipina stabil di 58,821 per dolar AS.

Baca Juga: Hezbollah Minta Warga Israel di Dekat Perbatasan Mengungsi

“Pasar mata uang Asia menunjukkan volatilitas tinggi seiring investor menilai risiko geopolitik dan prospek suku bunga global,” kata analis pasar.

“Dolar AS tetap menjadi pilihan utama, sementara beberapa mata uang regional mendapat dukungan dari faktor domestik yang kuat.”

Analis memperingatkan bahwa pergerakan rupiah dan mata uang Asia lain kemungkinan masih akan dipengaruhi oleh perkembangan konflik di Timur Tengah serta keputusan suku bunga bank sentral utama dunia.


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×