kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.957   28,00   0,17%
  • IDX 7.121   -42,79   -0,60%
  • KOMPAS100 981   -7,60   -0,77%
  • LQ45 725   -6,59   -0,90%
  • ISSI 250   -1,44   -0,57%
  • IDX30 395   -3,37   -0,85%
  • IDXHIDIV20 494   -4,51   -0,91%
  • IDX80 111   -0,85   -0,76%
  • IDXV30 135   -1,23   -0,90%
  • IDXQ30 129   -0,97   -0,74%

Rupiah Memimpin Pelemahan Jumat (6/3), Won Korea Paling Menguat di Pasar Asia


Jumat, 06 Maret 2026 / 09:40 WIB
Rupiah Memimpin Pelemahan Jumat (6/3), Won Korea Paling Menguat di Pasar Asia
ILUSTRASI. Rupiah (ANTARA FOTO/Jessica Wuysang)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pergerakan mata uang Asia pada Jumat (6/3/2026) menunjukkan tren yang beragam, dengan rupiah Indonesia memimpin pelemahan sementara won Korea Selatan mencatat kenaikan tertinggi di kawasan.

Melansir Reuters, Rupiah tercatat melemah 0,21% ke level 16.910 per dolar AS, memperpanjang pelemahannya sejak awal tahun sebesar 1,42%.

Pelemahan ini dipicu oleh sentimen global yang masih dipengaruhi oleh konflik di Timur Tengah dan penguatan dolar AS sebagai aset safe-haven.

Baca Juga: Peluang Kerja Lulusan Singapura Turun: Gaji Tetap, Risiko Sulit Cari Kerja

Sementara itu, won Korea Selatan menguat 0,3% ke 1.477,7 per dolar AS, mencatatkan performa terbaik di antara mata uang Asia.

Penguatan won juga didorong oleh sentimen positif investor terhadap ekonomi domestik Korea dan arus modal masuk ke pasar saham dan obligasi lokal.

Mata uang Asia lainnya bergerak beragam:

  • Ringgit Malaysia menguat 0,18% ke 3,947 per dolar AS, menambah penguatan tahun ini sebesar 2,76%.
  • Yuan China naik tipis 0,1% ke 6,906 per dolar AS, atau meningkat 1,19% sejak akhir 2025.
  • Baht Thailand dan dolar Taiwan masing-masing melemah 0,16% dan 0,12%, sementara peso Filipina stabil di 58,821 per dolar AS.

Baca Juga: Hezbollah Minta Warga Israel di Dekat Perbatasan Mengungsi

“Pasar mata uang Asia menunjukkan volatilitas tinggi seiring investor menilai risiko geopolitik dan prospek suku bunga global,” kata analis pasar.

“Dolar AS tetap menjadi pilihan utama, sementara beberapa mata uang regional mendapat dukungan dari faktor domestik yang kuat.”

Analis memperingatkan bahwa pergerakan rupiah dan mata uang Asia lain kemungkinan masih akan dipengaruhi oleh perkembangan konflik di Timur Tengah serta keputusan suku bunga bank sentral utama dunia.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×