kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Infeksi harian terendah, Tokyo hanya mengonfirmasi 39 kasus baru


Senin, 27 April 2020 / 20:45 WIB
ILUSTRASI. Seorang nasabah yang mengenakan pelindung wajah berbicara kepada petugas teller bank di sebuah counter di mana tirai plastik dipasang untuk mencegah infeksi, setelah wabah penyakit virus corona (COVID-19), di cabang MUFG Bank Higashinakano di MUFG Bank di


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Pemerintah Jepang akan memutuskan, sepanjang libur Minggu Emas antara 29 April dan 6 Mei, apakah akan memperpanjang keadaan darurat selama sebulan, sumber pemerintah dan partai yang berkuasa mengatakan kepada Reuters pekan lalu.

Baca Juga: Cuma satu digit, China laporkan tiga kasus baru virus corona

Jepang secara keseluruhan memiliki 13.504 kasus virus corona terkonfirmasi dan 377 kematian, menurut penyiar publik NHK pada Senin (27/4) seperti dilansir Reuters. Di Tokyo, total ada 3.947 kasus Covid-19.

Karena sekolah tetap tutup, Gubernur Osaka Hirofumi Yoshimura menyebutkan, pemerintah harus mempertimbangkan untuk memulai tahun ajaran baru di Jepang pada September dari biasanya bergulir mulai April.




TERBARU

[X]
×