Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Inflasi tahunan Filipina tercatat sebesar 2,4% pada Februari, naik dibandingkan 2,0% pada Januari, demikian disampaikan badan statistik setempat pada Kamis (5/3/2026).
Baca Juga: Kospi Korea Selatan Bangkit Dramatis Usai Kejatuhan Terburuk Sepanjang Sejarah
Angka tersebut sejalan dengan perkiraan ekonom dalam jajak pendapat Reuters dan masih berada dalam kisaran proyeksi bank sentral Filipina sebesar 2,3% hingga 3,1%.
Badan statistik menyebut kenaikan inflasi terutama dipengaruhi percepatan harga pada kelompok makanan dan minuman non-alkohol, yang memiliki bobot besar dalam keranjang inflasi.
Baca Juga: China Targetkan Pertumbuhan 4,5%-5% pada 2026, Sinyal Toleransi terhadap Perlambatan
Indeks kelompok ini naik 1,8% secara tahunan pada Februari, lebih tinggi dibandingkan 1,1% pada Januari.
Sementara itu, inflasi inti yang tidak memasukkan komponen harga pangan dan energi yang bergejolak tercatat sebesar 2,9% pada bulan lalu.













