kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Inggris merasa telah gagal memprediksi pergerakan Taliban


Kamis, 02 September 2021 / 15:22 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Raab dikabarkan akan segera melakukan kunjungan ke kawasan tersebut untuk melakukan pembicaraan diplomatik dan keamanan, termasuk mengunjungi Pakistan untuk pertama kalinya sebagai menteri luar negeri.

"Ini adalah hari-hari awal untuk terlibat dengan Taliban. Mereka menunjukkan bahwa mereka dapat menyediakan lingkungan yang aman bagi pekerja bantuan jika mereka ingin menerima bantuan internasional," kata Raab.

Kantor Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada hari Selasa (31/8) melaporkan bahwa perwakilan khusus untuk transisi Afghanistan, Simon Gass, telah melakukan perjalanan ke Doha, Qatar, untuk bertemu dengan perwakilan Taliban.

Nantinya kedua belah pihak akan membahas langkah-langkah yang aman untuk keluar dari Afghanistan bagi warga negara Inggris dan Afghanistan yang telah bekerja untuk Inggris.

Selanjutnya: Sudah evakuasi 15.000 orang, Inggris resmi tinggalkan Afghanistan




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×