CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.015,18   6,97   0.69%
  • EMAS984.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Ini Gaji dan Bonus CEO Perusahaan Teknologi, Bos Apple Bawa Pulang Rp 1,4 Triliun


Rabu, 12 Januari 2022 / 15:22 WIB
Ini Gaji dan Bonus CEO Perusahaan Teknologi, Bos Apple Bawa Pulang Rp 1,4 Triliun
ILUSTRASI. CEO Apple Tim Cook berpose dengan iPhone 12 Pro terbaru di Apple Park, Cupertino, California, Amerika Serikat, pada gambar yang dirilis Selasa (13/10/2020). Ini Gaji dan Bonus CEO Perusahaan Teknologi, Bos Apple Bawa Pulang Rp 1,4 Triliun


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Booming perusahaan teknologi belakangan telah membuat bos-bos tech company besar semakin kaya. Gaji dan bonus yang mereka terima melonjak pesat sepanjang tahun 2021.

Dilansir Yahoo Finance, Rabu (12/1), gaji dan bonus paling tinggi dari perusahaan teknologi diraup oleh bos Apple, Tim Cook. Ia membawa pulang penghasilan sebesar US$ 98,7 juta tahun lalu atau setara Rp 1,4 triliun. Nilai itu meningkat 571 % dibandingkan yang dia terima pada tahun sebelumnya. 

Sebagian besarnya diperoleh dalam bentuk penghargaan saham yaitu senilai US$ 82 juta atau Rp 1,17 triliun. Adapun gaji pokoknya mencapai US$ 3 juta atau sekitar Rp 43 miliar, bonus tunai US$ 12 juta, dan sisanya dalam bentuk tunjangan untuk hal-hal seperti jet pribadi dan keamanan.

Cook melewati capaian-capaian baru selama memimpin Apple, termasuk mencapai kapitalisasi pasar US$ 1 triliun pada 2018. Dia dia mengawasi peluncuran mulai dari versi baru Apple Wach hingga ekspansi perusahaan ke layanan streaming

Baca Juga: Wow, Tahun Lalu Tim Cook Dibayar 1.447 Kali Lipat dari Rata-rata Gaji Karyawan Apple

Lonjakan kompensasi Cook terjadi saat bisnis Apple sedang di titik puncak, setelah membukukan rekor laba dan penjualan pada 2021, didorong oleh kekuatan dari bisnis inti iPhone dan layanan berlangganannya. Pada minggu kedua Januari 2021, Apple menjadi perusahaan pertama di dunia yang menembus kapitalisasi pasar US$ 3 triliun.

Di urutan ke dua, ada CEO Microsoft, Satya Nadella yang mengantongi penghasilan US$ 49,9 juta atau sekitar Rp 713,5 miliar. Penghasilan ini terdiri dari gaji pokok US$ 2,5 juta, bonus saham US$ 33 juta, bonus tunai dan tunjangan lainnya US$ 14,2 juta. 

Microsoft dalam beberapa tahun terakhir ditopang pertumbuhan platform cloud Azure dan transisi ke model pendapatan berulang untuk hal-hal seperti platform Microsoft 365. Pada tahun 2020, perusahaan melaporkan pendapatan US$143 miliar. Pada tahun 2021, itu meningkat menjadi $ 168 miliar.

Baca Juga: Selain Gaji, Lionel Messi Dapat Bayaran Token Digital Cryptocurrency Milik Fans PSG

Penghasilan yang didapat Nadella ini tercatat meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2019, dia hanya meraup US$ 42,9 juta dan pada tahun berikutnya meningkat menjadi US$ 44,3 juta hingga US$ 49,9 juta pada 2021. 

Sementara data penghasilan bos raksasa teknologi lainnya baru tersedia pada tahun 2020.  CEO Alphabet Sundar Pichai hanya menerima total kompensasi sebesar US$ 7,4 juta di tahun itu. Pada 2020, induk Google ini menghasilkan US$182,5 juta, naik dari US$161,9 pada tahun 2019.




TERBARU

[X]
×