kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Iran: Jika ingin membuat senjata nuklir, kami bisa melakukannya beberapa waktu lalu


Selasa, 02 Februari 2021 / 21:42 WIB
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri Iran Muhammad Javad Zarif.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

"Pada dasarnya, ada mekanisme untuk menyelaraskannya atau mengkoordinasikan apa yang bisa dilakukan," kata Zarif ketika ditanya bagaimana menjembatani kesenjangan antara Washington dan Teheran. 

Setiap negara ingin yang lain melanjutkan kepatuhan terlebih dahulu.

Zarif mencatat, kesepakatan nuklir 2015 menciptakan Komisi Bersama yang dikoordinasikan oleh kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, sekarang dijabat oleh Josep Borrell. 

Borrell "dapat membuat koreografi tindakan yang perlu diambil oleh Amerika Serikat dan tindakan yang perlu diambil oleh Iran," ujarnya.

Komisi Bersama termasuk Iran dan enam negara dalam kesepakatan nuklir 2015: Inggris, China, Prancis, Jerman, Rusia, dan Amerika Serikat. Tapi, AS keluar dari perjanjian saat Trump memerintah.

Selanjutnya: Lawan Iran, Israel siapkan rencana baru untuk operasional militer




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×