kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.590.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Israel: Iran menjadi negara paling berbahaya di Timur Tengah


Senin, 22 Juni 2020 / 16:33 WIB
ILUSTRASI. Seorang tentara Israel berjalan di samping meriam di dekat perbatasan dengan Gaza, di Israel Selatan, 28 Maret 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Sebelumnya, Iran menembakkan rudal jelajah dalam latihan Angkatan Laut di Teluk Oman dan Samudra India Utara. Kantor berita IRNA mengatakan, rudal menghancurkan target pada jarak 280 kilometer. 

Sejatinya, IRNA menyebutkan seperti Defence News lansir, jangkauan rudal jelejah tersebut bisa lebih jauh lagi tetapi tidak memberikan perincian.

Menurut IRNA, ada dua jenis rudal yang Iran tembakkan, tanpa menjelaskan lebih lanjut, dan menyiarkan gambar proyektil yang meluncurkan dari truk dan kapal yang menghantam sasaran di laut.

Baca Juga: Badan intelijen Jerman: Iran lanjutkan pengembangan senjata pemusnah massal

Kepala Staf Angkatan Laut Iran Laksamana Hossein Khanzadi, mengatakan kepada TV Pemerintah Iran, rudal jelajah c-class homing yang memiliki hulu ledak baru bisa mengenai sasaran dengan akurasi tinggi pada jarak dekat. 

Dia menyebutkan, rudal tersebut mampu melawan "segala jenis perang elektronik."

"Poin penting tentang rudal ini adalah, sepenuhnya dilengkapi dengan homing," kata Khanzadi seperti dikutip Defence News. Homing adalah sistem panduan rudal di mana rudal memiliki semua peralatan elektronik yang diperlukan untuk melacak dan mengenai sasaran.

Baca Juga: Program nuklir Teheran, Rusia: AS tidak punya hak untuk menghukum Iran




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×