kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.915   15,00   0,08%
  • IDX 6.312   -28,45   -0,45%
  • KOMPAS100 834   -5,69   -0,68%
  • LQ45 632   -5,11   -0,80%
  • ISSI 217   -0,77   -0,35%
  • IDX30 355   -2,89   -0,81%
  • IDXHIDIV20 441   -3,00   -0,68%
  • IDX80 95   -0,75   -0,79%
  • IDXV30 118   -0,36   -0,30%
  • IDXQ30 114   -0,89   -0,77%

Jaga Rubel, Rusia habiskan devisa US$ 980 juta


Selasa, 07 Oktober 2014 / 16:19 WIB
ILUSTRASI. Simak ide dekorasi rumah dengan memadukan warna cokelat dengan 8 warna yang cocok ini!


Sumber: Bloomberg | Editor: Hendra Gunawan

MOSCOW. Bank sentral Rusia menghabiskan cadangan devisanya hingga US$ 980 juta pada 3 Oktober lalu untuk menahan penurunan mata uangnya. Ini merupakan intervensi terbesar yang dilakukan bank sentral Rusia untuk membendung penurunan rubel sejak serangan Presiden Vladimir Putin ke Ukraina pada Maret lalu.

Dalam pernyataannya resminya kemarin, otoritas moneter Rusia menggeser batas atas perdagangan rubel dari kisaran 10 kopek menjadi 44,60 kopek (Satu rubel sama dengan 100 kopek).

Sinyal tersebut setidaknya membuat Rusia menghabiskan dana US$ 700 juta. Karena menurut pedoman resmi, menjual US$ 350 juta sebelum bisa beralih batas atas menjadi 5 kopek.

"Ini tidak berarti mengesampingkan pelemahan lebih lanjut," kata Vladimir Osakovskiy, ekonom Bank of America Corp yang berbasis di Moskow dalam pernyataannya melalui e-mail kepada Bloomberg.

 "Koridor perdagangan akan disesuaikan sesuai dengan potensi intervensi kedepannya," tambahnya.

Aksi intervensi ini merupakan harga yang harus dibayar oleh Putin untuk keputusannya melakukan agresi militer. Paska keputusan Putin tersebut,  Amerika Serikat dan Uni Eropa memberikan sanksi ekonomi dengan menginstruksikan investor menarik uang ke luar negeri.

Sebelum melakukan intervensi pada pekan lalu, Rusia juga telah menghabiskan cadangan devisa sebesar US$ 40 miliar di pasar mata uang, sejak awal tahun hingga Mei. Nilai mata uang Rubel pun telah turun 14% terhadap dolar dalam tiga bulan terakhir.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×