kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Jaksa federal tuduh presiden Honduras disuap untuk bantu selundupkan kokain ke AS


Senin, 11 Januari 2021 / 15:20 WIB
ILUSTRASI. Bendera Amerika Serikat. REUTERS/Jonathan Ernst TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: CNN | Editor: Tendi Mahadi

Jaksa penuntut menulis bahwa tuduhan korupsi menggambarkan "rencana kriminal yang lebih luas dari terdakwa, CC-4, CC-10, dan lainnya, untuk menggunakan perdagangan narkoba untuk membantu menegaskan kekuasaan dan kendali di Honduras."

Menurut dokumen itu, seorang saksi juga mendengar Hernández diduga mengaku menggelapkan bantuan Amerika Serikat melalui organisasi non-pemerintah dan mencuri dari dana jaminan sosial Honduras.

Baca Juga: Presiden Venezuela: Amerika Serikat hampir di ambang perang saudara

Dalam sebuah pernyataan yang diposting ke Twitter pada hari Sabtu, Kepresidenan Honduras menolak klaim tersebut sebagai "100% salah".

Mereka menggambarkan saksi jaksa sebagai penjahat yang berbohong untuk membalas dendam dan untuk mengurangi hukuman mereka.

"Klaim bahwa Pres. Hernández diduga menerima uang narkoba dari Geovanny Daniel Fuentes Ramirez, atau memberikan perlindungan atau koordinasi kepada para penyelundup narkoba adalah 100% palsu," cuit Kantor Presiden Honduras.

Selanjutnya: Trump tetap menantang di tengah seruan pengunduruan dirinya




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×