kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Jalan Panjang Inggris Menuju Target Inflasi 2%


Selasa, 12 Maret 2024 / 14:19 WIB
ILUSTRASI. Seseorang berjalan di sepanjang South Bank dengan Gedung Parlemen di kejauhan, di London, Inggris, 17 Januari 2023. Ekonom BoE: Inggris Perlu Tempuh Jalan Panjang Menuju Target Inflasi 2%


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ekonom Bank of England (BoE) Chaterine Mann menyatakan bahwa Inggris perlu menempuh jalan panjang agar tekanan inflasi bisa konsisten pada target 2% yang ditetapkan oleh Bank Sentral Inggris.

“Kita masih harus menempuh jalan panjang untuk mencapai keduanya (inflasi barang dan jasa) yang konsisten di 2%,” ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Selasa (12/3). 

Chaterine Mann disebut-sebut merupakan satu dari dua anggota Komite Kebijakan Moneter BoE yang memilih untuk menaikkan suku bunga acuan pada bulan lalu untuk mengatasi risiko inflasi.

Baca Juga: Menteri Teten Tegas Sebut Tiktok Tak Berkomitmen Patuhi Aturan di Indonesia

Adapun suku bunga Inggris saat ini digadang-gadang menjadi yang tertinggi sejak tahun 2008. Namun, nilai suku bunga ini tetap dipertahankan untuk keempat kalinya di level 5,25%.

Chaterine Mann menekankan pentingnya sisi penawaran bagi Inggris. Menurutnya, BoE khawatir pasar tenaga kerja Inggris yang tampak ketat bakal berdampak pada tekanan inflasi jangka panjang dalam perekonomian.




TERBARU

[X]
×