kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Jalan Panjang Inggris Menuju Target Inflasi 2%


Selasa, 12 Maret 2024 / 14:19 WIB
ILUSTRASI. Seseorang berjalan di sepanjang South Bank dengan Gedung Parlemen di kejauhan, di London, Inggris, 17 Januari 2023. Ekonom BoE: Inggris Perlu Tempuh Jalan Panjang Menuju Target Inflasi 2%


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ekonom Bank of England (BoE) Chaterine Mann menyatakan bahwa Inggris perlu menempuh jalan panjang agar tekanan inflasi bisa konsisten pada target 2% yang ditetapkan oleh Bank Sentral Inggris.

“Kita masih harus menempuh jalan panjang untuk mencapai keduanya (inflasi barang dan jasa) yang konsisten di 2%,” ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Selasa (12/3). 

Chaterine Mann disebut-sebut merupakan satu dari dua anggota Komite Kebijakan Moneter BoE yang memilih untuk menaikkan suku bunga acuan pada bulan lalu untuk mengatasi risiko inflasi.

Baca Juga: Menteri Teten Tegas Sebut Tiktok Tak Berkomitmen Patuhi Aturan di Indonesia

Adapun suku bunga Inggris saat ini digadang-gadang menjadi yang tertinggi sejak tahun 2008. Namun, nilai suku bunga ini tetap dipertahankan untuk keempat kalinya di level 5,25%.

Chaterine Mann menekankan pentingnya sisi penawaran bagi Inggris. Menurutnya, BoE khawatir pasar tenaga kerja Inggris yang tampak ketat bakal berdampak pada tekanan inflasi jangka panjang dalam perekonomian.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×