Sumber: Bloomberg | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - SAN FRANCISCO. Anduril Industries Inc. sedang dalam pembicaraan untuk menjaring pendanaan baru. Targetnya, dalam putaran pendanaan ini, perusahaan teknologi pertahanan ini berniat mencari dana hingga US$ 8 miliar.
Bloomberg memberitakan, mengutip sumber yang mengetahui rencana ini, bila terwujud, putaran pendanaan baru ini akan meningkatkan valuasi perusahaan ini menjadi lebih dari US$ 60 miliar.
Pendanaan baru tersebut hampir menggandakan nilai Anduril dari putaran pendanaan US$ 2,5 miliar yang diperoleh di musim panas lalu. Ini menunjukkan pasar ketertarikan pasar terhadap teknologi kecerdasan buatan dalam konteks militer.
Baca Juga: AS Dekati Sekutu Trump di Eropa, Rubio Temui Fico dan Orban
Anduril saat ini sedang melakukan pembicaraan dengan sejumlah investor tradisional Silicon Valley serta investor institusional lain terkait pendanaan tersebut. Dengan demikian, ada indikasi juga perusahaan akan menggelar initial public offering (IPO) di masa mendatang.
Jika selesai, kesepakatan tersebut akan memberi Anduril lebih banyak uang tunai untuk mengejar serangkaian proyek ambisius — termasuk pabrik yang luas dan pengembangan senjata otonom.
Menurut sumber tersebut, syarat-syarat kesepakatan belum difinalisasi dan masih dapat berubah. Anduril masih belum menanggapi kabar tersebut.
Baca Juga: Aset Dana Pensiun BCA Tumbuh 2,43% Jadi Rp 6,02 Triliun per Juli 2025
Tahun lalu, Anduril mengumumkan pendapatan tahunan berada di jalur yang tepat untuk berlipat ganda menjadi sekitar US$ 2 miliar. Pencapaian ini didorong kontrak dengan Departemen Pertahanan dan sekutu AS.
Pendiri Anduril, Palmer Luckey, mengatakan, perusahaan tersebut bertujuan memperbarui militer AS dan militer negara-negara sekutu. Anduril berniat mengintegrasikan kemampuan militer negara-negara Barat dengan AI, manufaktur cepat, dan teknologi baru lainnya.
Luckey juga menyebut, kemampuan manufaktur drone canggih di China sudah sangat jauh, bahkan sudah meninggalkan AS. Negara patung liberty ini juga dianggap tertinggal aspek-aspek kunci teknologi medan perang.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)