kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Jatuh Bangun Pendiri SoftBank Masayoshi Son dari Daftar Orang Terkaya Dunia


Senin, 21 Oktober 2024 / 08:32 WIB
Masayoshi Son, pendiri dan CEO SoftBank, pernah menjadi orang terkaya di dunia sebelumnya kekayaannya menyusut signifikan.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Masayoshi Son, pendiri dan CEO SoftBank, pernah menjadi orang terkaya di dunia, mengungguli tokoh-tokoh seperti Bill Gates, Jeff Bezos, Mukesh Ambani, dan Gautam Adani. 

Namun, kekayaannya mengalami fluktuasi besar dalam perjalanan kariernya. Forbes saat ini memperkirakan kekayaan bersihnya sekitar US$ 32 miliar, jauh lebih kecil dibandingkan Ambani dengan US$ 106,6 miliar dan Adani dengan US$ 79,2 miliar.

Melansir India.com Senin (21/10), Masayoshi Son lahir di Jepang dari keluarga Zainichi Korea generasi ketiga. Meskipun tumbuh dalam lingkungan yang penuh tantangan, keluarganya menunjukkan tekad untuk sukses, dengan menjadi keluarga pertama di kota mereka yang memiliki mobil. 

Baca Juga: Softbank Mulai Terima Saham T-Mobile AS Hasil Kesepakatan Merger

Son kemudian melanjutkan pendidikannya ke Amerika Serikat, lulus dari University of California, Berkeley, pada tahun 1980 dengan gelar di bidang Ekonomi. Setelah itu, ia mendirikan perusahaan gim video bernama Unison World, yang dijual seharga sekitar US$ 2 juta.

Pada tahun 1981, dengan modal dari penjualan perusahaan tersebut, Son mendirikan SoftBank. Investasinya yang sukses, seperti di Yahoo dan Alibaba, menjadikannya salah satu orang terkaya di dunia. 

Pada puncak kejayaannya, kekayaan bersihnya mencapai US$ 78 miliar. Namun, penurunan pasar saham yang drastis sempat memangkas kekayaannya menjadi hanya US$ 8 miliar.

Baca Juga: Akhirnya SoftBank Kembali Mengantongi Keuntungan

Meskipun mengalami banyak tantangan dalam investasinya, Son berhasil bangkit kembali. Pada tahun 2006, ia memperkuat posisinya dengan mengakuisisi Vodafone Jepang, dan saat ini tetap menjadi salah satu orang terkaya di Jepang.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×