kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Jepang beri potongan bunga pinjaman dan pajak untuk pengembang jaringan 5G


Selasa, 18 Februari 2020 / 18:12 WIB
ILUSTRASI. Bendera Jepang


Reporter: Maizal Walfajri, Maizal Walfajri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Pemerintah Jepang akan membantu percepatan pengembangan teknologi telekomunikasi generasi kelima. Kabinet Jepang telah menyetujui rancangan undang-undang (RUU) dukungan bagi perusahaan mengembangkan jaringan seluler 5G yang aman.

Juga untuk teknologi drone-nya di tengah meningkatnya kekhawatiran di kalangan pembuat kebijakan Tokyo atas meningkatnya pengaruh teknologi 5G China.

RUU itu akan memberi perusahaan pengembang 5G untuk mengakses pinjaman berbunga rendah dari lembaga keuangan yang berafiliasi dengan pemerintah. Jika rencana mereka memenuhi standar keamanan cyber.

Baca Juga: Menyedihkan, pencuri gondol 6.000 masker bedah dari rumahsakit di Jepang

Perusahaan yang mengadopsi teknologi 5G juga bisa mendapatkan insentif pajak jika mereka memenuhi standard yang ditetapkan oleh pemerintah, menurut RUU tersebut.

Pemerintah akan menyerahkan RUU tersebut ke parlemen dan bertujuan untuk memberlakukannya sekitar musim panas.

Desember lalu, Jepang meluncurkan langkah-langkah pajak yang bertujuan mendorong perusahaan untuk menghabiskan tumpukan uang mereka pada perusahaan baru dan investasi lainnya. 

Juga merangsang ekonomi yang melambat, sementara itu pemerintahan juga membantu perusahaan untuk bersaing dengan kemajuan China dalam teknologi 5G.

Amerika Serikat telah melancarkan kampanye melawan Huawei Technologies Co, yang telah memperingatkan Washington dapat memata-matai pelanggan untuk Beijing. Huawei telah berulang kali membantah klaim tersebut.

Baca Juga: Ekonomi Jepang berada di depan jurang resesi, ini penjelasan analis

Amerika Serikat dan beberapa sekutu termasuk Australia telah menutup Huawei dari rencana peluncuran 5G. Sementara negara lain termasuk Inggris telah mengizinkan Huawei dengan peran terbatas.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×