kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.872   29,00   0,17%
  • IDX 8.219   -46,79   -0,57%
  • KOMPAS100 1.159   -9,20   -0,79%
  • LQ45 830   -8,91   -1,06%
  • ISSI 295   -1,13   -0,38%
  • IDX30 433   -3,16   -0,73%
  • IDXHIDIV20 517   -3,83   -0,74%
  • IDX80 129   -1,09   -0,83%
  • IDXV30 143   -0,18   -0,13%
  • IDXQ30 140   -1,43   -1,02%

Jepang Tangkap Kapal Ikan China, Ketegangan dengan Beijing Memanas


Jumat, 13 Februari 2026 / 10:52 WIB
 Jepang Tangkap Kapal Ikan China, Ketegangan dengan Beijing Memanas
ILUSTRASI. Kapal penjaga perbatasan Jepang dan China (The Jiji Press, Ltd./NULL)


Sumber: BBC | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Jepang menahan sebuah kapal ikan asal China yang mencoba melarikan diri saat diperintahkan untuk berhenti dalam inspeksi, memicu potensi ketegangan baru dengan Beijing.

Kapal itu berada di zona ekonomi eksklusif Jepang di lepas pantai Prefektur Nagasaki, barat daya negara itu, ketika pihak berwenang mencegatnya pada Kamis lalu. Kapten kapal ditangkap, menurut keterangan Badan Perikanan Jepang.

“Kapten kapal diperintahkan untuk berhenti guna inspeksi oleh petugas perikanan, tetapi kapal tidak mematuhi dan mencoba melarikan diri,” jelas badan tersebut.

Baca Juga: Kapal Induk China Lakukan Operasi Udara Intensif di Dekat Perairan Okinawa

Kapal ini merupakan kapal tangkap tiger net dengan kapasitas besar, yang membawa 11 orang termasuk kapten berusia 47 tahun, warga negara China. 

Sejak 2022, ini merupakan pertama kalinya Badan Perikanan Jepang menahan kapal ikan China. Hingga kini, China belum menanggapi pernyataan Jepang.

Juru Bicara Kabinet Jepang, Minoru Kihara, menegaskan, pihaknya akan terus mengambil tindakan tegas untuk mencegah dan menindak operasi penangkapan ikan ilegal oleh kapal asing.

Insiden ini terjadi di tengah hubungan bilateral yang tegang. Pada November 2025, Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, membuat marah China dengan menyatakan Jepang bisa campur tangan secara militer jika Beijing mencoba mengambil alih Taiwan dengan paksa.

China menegaskan Taiwan adalah wilayahnya dan tidak menutup kemungkinan menggunakan kekuatan untuk penyatuan Kembali.

Baca Juga: Makin Memanas, Kapal Induk China Lakukan Operasi Udara Intensif di Dekat Jepang

Menanggapi pernyataan Takaichi, Kementerian Luar Negeri China menyebutnya sangat seriusdan memanggil duta besar Jepang, sambil memperingatkan warga China agar meninjau ulang rencana perjalanan dan studi di Jepang.

Dampaknya langsung terlihat: kunjungan wisatawan China ke Jepang turun drastis, memukul saham-saham sektor pariwisata dan ritel Jepang. 

Selain itu, artis Jepang yang sedang tur di China mengalami pembatalan pertunjukan, rilis film populer Jepang ditunda, dan dua panda terakhir Jepang dikembalikan ke China bulan lalu.

Baca Juga: Lima Kapal Riset China Muncul di Pasifik Saat AS Gencarkan Latihan Militer

Ketegangan ini menunjukkan hubungan Tokyo-Beijing masih rapuh dan setiap insiden di laut dapat memperburuk situasi diplomatik. 

Selanjutnya: Buyback Saham Marak Sejak Februari 2026, Analis Nilai Berdampak Positif Jangka Pendek

Menarik Dibaca: 7 Film Romantis Wajib Tonton Jomblo, Dijamin Bikin Semangat Move On




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×