CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Jerman Akan Memberlakukan Karantina pada Pelancong Asal Inggris Mulai Senin (20/12)


Minggu, 19 Desember 2021 / 07:11 WIB
ILUSTRASI. penyebaran virus corona (COVID-19) di Jerman


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - BERLIN. Jerman akan memberlakukan karantina pada pelancong dari Inggris mulai Senin (20/12) tengah malam. Sabtu (18/12), Robert Koch Institut, yang bertanggung jawab atas pengendalian penyakit menular juga mengungkapkan, para pelancong memerlukan tes Covid-19 negatif agar bisa masuk ke Jerman.

Sebelumnya, para menteri kesehatan regional Jerman telah mendesak pemerintah nasional untuk memperkenalkan aturan yang lebih ketat pada pelancong yang datang dari Inggris, di mana varian virus corona Omicron telah memicu lonjakan infeksi.

Pada pertemuan, para menteri meminta Berlin untuk mengklasifikasikan Inggris sebagai daerah varian virus, dan memberlakukan karantina dua minggu pada semua pelancong termasuk mereka yang sudah divaksinasi.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Australia Catat Rekor Tertinggi, Pelonggaran Pembatasan Jalan Terus

"Penyebaran Omicron di Inggris sangat jelas. Kita harus mencegah penyebarannya selama mungkin dan memperlambat sebanyak mungkin," kata para menteri dalam sebuah pernyataan.

Inggris telah melaporkan rekor infeksi Covid-19 harian selama tiga hari terakhir, dan mencapai lebih dari 90.000 pada hari Jumat (17/12).

Sementara itu, infeksi meningkat tajam di Jerman hingga Oktober dan November, tetapi perlahan-lahan turun sejak Desember, dengan 50.968 dilaporkan pada hari Jumat lalu.




TERBARU

[X]
×