CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

MU vs Man City, Ujian Sebenarnya Michael Carrick Setelah Start Musim yang Seret


Jumat, 11 September 2026 / 21:55 WIB
MU vs Man City, Ujian Sebenarnya Michael Carrick Setelah Start Musim yang Seret
ILUSTRASI. Manchester United - Michael Carrick (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Michael Carrick akan menghadapi ujian besar dalam upayanya membangun kembali Manchester United ketika menjamu Manchester City dalam derby Manchester pada Minggu (13/9/2026).

Derby kali ini memiliki arti berbeda bagi Carrick. Delapan bulan setelah membawa United menang dalam derby pertamanya sebagai manajer interim, Carrick kini datang dengan ekspektasi yang jauh lebih tinggi setelah mengantarkan klub finis di posisi ketiga Premier League musim lalu dan kemudian mendapat kontrak permanen.

Baca Juga: Houthi Rebut Pulau Perim, Dua Jalur Minyak Dunia Kini Terancam

Namun, awal musim ini belum sepenuhnya sesuai harapan. United baru meraih satu kemenangan dalam tiga pertandingan Premier League, yakni saat menghadapi Ipswich Town.

Kekalahan mengejutkan dari Hull City dan hasil imbang melawan Everton membuat optimisme yang muncul setelah kebangkitan musim lalu mulai meredup.

Kemenangan telak 4-0 atas Sabah di Liga Champions pada Kamis (10/9) menjadi modal positif sebelum menghadapi City.

Namun, Carrick menyadari pertandingan melawan rival sekota tersebut akan menjadi ujian sebenarnya terhadap perkembangan timnya.

"Kami tidak mungkin berasumsi bahwa karena kami menang tahun lalu, kami bisa melakukan hal yang sama dan semuanya akan tetap sama," ujar Carrick kepada wartawan.

Carrick mengatakan, ekspektasi terhadap United kini memang jauh lebih besar dibandingkan saat dirinya memimpin derby pada Januari lalu.

"Saya memahami ekspektasi tersebut. Saat itu semuanya masih terasa baru dan kami belum benar-benar tahu akan berjalan ke mana," katanya.

Menurut Carrick, kepercayaan diri yang dibangun United selama beberapa waktu terakhir menjadi modal penting menghadapi pertandingan besar tersebut.

"Kami tahu ini pertandingan besar, kami tahu ini pertandingan penting. Ada banyak hal yang dipertaruhkan," ujar Carrick.

Baca Juga: Inflasi AS Naik 3,4% pada Agustus (YoY), Peluang The Fed Naikkan Bunga Menguat

Carrick ingin lanjutkan momentum

Ketenangan Carrick membantu United meraih 12 kemenangan dalam 17 pertandingan Premier League ketika ia menangani tim musim lalu. United hanya menelan dua kekalahan dalam periode tersebut.

Catatan tersebut membuat optimisme tinggi bahwa momentum kebangkitan United dapat berlanjut ke musim baru.

Meski start musim ini belum meyakinkan dan lini pertahanan masih menunjukkan sejumlah kelemahan, Carrick menegaskan bahwa proyeknya di Manchester United masih berada pada tahap awal.

Ia mengatakan keputusan yang dibuat sejak awal selalu diarahkan untuk membangun tim dalam jangka panjang, terlepas dari berapa lama dirinya akan dipercaya menangani klub.

Baca Juga: Tak Mau Arsenal Panik, Mikel Arteta Sengaja Ciptakan Gangguan

Maresca jalani derby pertama

Di kubu Manchester City, pertandingan ini juga menjadi momen penting bagi Enzo Maresca. Pelatih asal Italia tersebut akan memimpin City dalam derby Manchester pertamanya setelah era Pep Guardiola.

Maresca datang dengan modal sempurna dan bertekad mempertahankan awal positif pada era baru City.

Ia mengaku sudah terlibat dalam sejumlah pertandingan derby selama kariernya, termasuk laga panas Olympiakos melawan Panathinaikos di Yunani serta sejumlah rivalitas di Italia dan Spanyol.

"Saya menyukai pertandingan seperti ini. Yang terpenting adalah para pemain tetap fokus," kata Maresca.

Maresca mendapat tambahan kekuatan dengan kembalinya Nico O'Reilly yang sebelumnya absen saat City menghadapi Coventry City dan Porto.

Baca Juga: Sesuai Proyeksi, Inflasi AS Naik 0,4% dengan Harga Bensin Jadi Pendorong Utama

Sementara itu, Manchester United dipastikan kembali diperkuat Marcus Rashford.

Penyerang tersebut sengaja tidak dimainkan dalam kemenangan atas Sabah sebagai langkah pencegahan agar kondisinya tetap bugar untuk menghadapi derby.

"Senang bisa menjaga Marcus tetap segar dan siap untuk akhir pekan," kata Carrick.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×