kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik ke Arah Laut


Sabtu, 03 Oktober 2026 / 08:02 WIB
Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik ke Arah Laut
ILUSTRASI. Korea Utara meluncurkan rudal balistik ke arah laut di lepas pantai timurnya pada Sabtu (3/10/2026).  (/ )


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Utara meluncurkan rudal balistik ke arah laut di lepas pantai timurnya pada Sabtu (3/10/2026). Informasi ini disamoaikan Korea Selatan dan Jepang.

Rudal tersebut diluncurkan dari wilayah Wonsan sekitar pukul 06.30 pagi hari Sabtu (pukul 21.30 GMT hari Jumat), demikian pernyataan militer Korea Selatan. Pihak militer tidak merinci seberapa jauh rudal tersebut terbang.

Penjaga pantai Jepang, dalam pernyataan melalui surel yang mengutip kementerian pertahanan Jepang, menyatakan, objek tersebut kemungkinan adalah rudal balistik dan tampaknya telah jatuh, sembari memperingatkan kapal-kapal untuk mengambil langkah pencegahan.

Seperti dikutip Reuters, militer Korea Selatan menyatakan telah meningkatkan pemantauan terhadap kemungkinan uji coba rudal lebih lanjut dan akan berbagi informasi intelijen dengan AS serta Jepang.

Baca Juga: Saham Global Naik Setelah Data Tenaga Kerja AS Lemah, Aksi Jual Obligasi Berlanjut

Dewan Keamanan Nasional di kantor kepresidenan Korea Selatan menggelar rapat darurat pada hari Sabtu untuk menilai situasi pascapeluncuran rudal tersebut, menurut pernyataan kantor kepresidenan.

Peluncuran ini terjadi setelah Kim Yo Jong dari Pyongyang—saudara perempuan berpengaruh dari pemimpin Kim Jong Un—mengeluarkan pernyataan pada hari Jumat yang menolak tuntutan Seoul agar Korea Utara meminta maaf atas insiden ranjau yang melukai parah tentara Korea Selatan di Zona Demiliterisasi, sebuah wilayah dengan pertahanan ketat di antara kedua Korea.

Korea Selatan pekan ini menyatakan bahwa ranjau Korea Utara menyebabkan ledakan yang melukai parah dua tentara Korea Selatan yang sedang menjalankan misi pengintaian di dalam kawasan perbatasan selebar 4 km (2,5 mil) yang membentang melintasi Semenanjung Korea.

Korea Utara telah secara tajam meningkatkan sikap permusuhan terhadap Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir, dengan tidak lagi mengakui penyatuan sebagai tujuan nasional dan menyebut Korea Selatan sebagai "musuh utama".

Baca Juga: JPMorgan Peringkatkan Skandal Dana Investasi Turki Bisa Tekan Ekonomi Kuartal IV


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Video Terkait



TERBARU

[X]
×