kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Jerman: Rencana AS tarik pasukan guncang pilar hubungan Trans-Atlantik


Senin, 08 Juni 2020 / 21:27 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump dan Kanselir Jerman Angela Merkel bersandar untuk ciuman selama sesi foto keluarga dengan tamu undangan di KTT G7 di Biarritz, Prancis, 25 Agustus 2019. REUTERS/Christian Hartmann


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BERLIN. Jerman mengatakan, rencana Amerika Serikat (AS) untuk menarik pasukan dari negeri panzer bakal "mengguncang pilar hubungan Trans-Atlantik"

Hanya, Peter Beyer, Koordinator Jerman untuk Hubungan Trans-Atlantik, mengatakan kepada Reuters, Senin (8/6), menegaskan, antara Jerman dan AS belum bercerai.

"Tapi, kami sudah berada pada tingkat hidup bersama yang jauh lebih rendah dari sebelumnya. Sangat menyedihkan, karena apa yang terjadi bukan demi kepentingan Jerman, Eropa, atau Amerika," katanya, Senin (6/8).

Baca Juga: AS tarik ribuan tentara, Jerman: Ini benar-benar tidak bisa diterima

“Kami berada dalam kompetisi sistemik dengan China. Tetapi, Barat sedang melemahkan dirinya sendiri,” ujarnya seraya menambahkan, Kanselir Angela Merkel tidak menolak undangan Presiden AS Donald Trump untuk menghadiri KTT G7 tetapi belum menerimanya karena penguncian virus corona baru.

Trump telah memerintahkan militer AS untuk memindahkan 9.500 tentara dari Jerman, menurut seorang pejabat senior AS pada Jumat (5/6). Langkah ini akan mengurangi pasukan AS menjadi 25.000 tentara. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×