kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.820   -8,00   -0,05%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Jerman: Rencana AS tarik pasukan guncang pilar hubungan Trans-Atlantik


Senin, 08 Juni 2020 / 21:27 WIB
Jerman: Rencana AS tarik pasukan guncang pilar hubungan Trans-Atlantik
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump dan Kanselir Jerman Angela Merkel bersandar untuk ciuman selama sesi foto keluarga dengan tamu undangan di KTT G7 di Biarritz, Prancis, 25 Agustus 2019. REUTERS/Christian Hartmann


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BERLIN. Jerman mengatakan, rencana Amerika Serikat (AS) untuk menarik pasukan dari negeri panzer bakal "mengguncang pilar hubungan Trans-Atlantik"

Hanya, Peter Beyer, Koordinator Jerman untuk Hubungan Trans-Atlantik, mengatakan kepada Reuters, Senin (8/6), menegaskan, antara Jerman dan AS belum bercerai.

"Tapi, kami sudah berada pada tingkat hidup bersama yang jauh lebih rendah dari sebelumnya. Sangat menyedihkan, karena apa yang terjadi bukan demi kepentingan Jerman, Eropa, atau Amerika," katanya, Senin (6/8).

Baca Juga: AS tarik ribuan tentara, Jerman: Ini benar-benar tidak bisa diterima

“Kami berada dalam kompetisi sistemik dengan China. Tetapi, Barat sedang melemahkan dirinya sendiri,” ujarnya seraya menambahkan, Kanselir Angela Merkel tidak menolak undangan Presiden AS Donald Trump untuk menghadiri KTT G7 tetapi belum menerimanya karena penguncian virus corona baru.

Trump telah memerintahkan militer AS untuk memindahkan 9.500 tentara dari Jerman, menurut seorang pejabat senior AS pada Jumat (5/6). Langkah ini akan mengurangi pasukan AS menjadi 25.000 tentara. 




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×