kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Jet tempur legendaris J-7 milik militer China akan segera dipensiunkan


Senin, 15 Maret 2021 / 09:58 WIB
Jet tempur legendaris J-7 milik militer China akan segera dipensiunkan
ILUSTRASI. Jet tempur J-7 milik Angkatan Udara PLA.


Sumber: Global Times | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) kabarnya sudah mulai menarik jet temput J-7 dari tugasnya. Pesawat buatan dalam negeri ini secara bertahap akan mulai digantikan dengan model terbaru.

Kantor berita CCTV pada hari Kamis (11/3) melaporkan bahwa baru-baru Angkatan Udara Komando Teater Barat PLA melakukan latihan tempur yang melibatkan J-7.

Dalam latihan yang berorientasi pada pertempuran tersebut, J-7 bertugas sebagai pesawat pencegat, sedangkan varian latihnya, JJ-7, berperan sebagai musuh.

Unit wilayah barat PLA tersebut sengaja mengikutsertakan J-7 dalam latihan terbarunya sebelum mereka menerima unit terbaru sebagai pengganti dari J-7.

Baca Juga: Sistem rudal HQ-17AE China siap untuk ekspor, mampu hentikan rudal supersonik

Jet tempur J-7 merupakan jet tempur generasi kedua milik militer China. J-7 juga merupakan jet tempur paling berpengalaman di Negeri Tirai Bambu dan masih terus bertugas hingga saat ini. J-7 mampu terbang hingga ketinggian 20.000 meter dan melesat dengan kecepatan hingga Mach 2.

Militer China mulai menugaskan J-7 pada periode 1960-an. Sejak saat itu hingga era 1990-an, J-7 jadi pesawat tempur tercepat dan memiliki jangkauan terbang tertinggi.

Di era modern ini, J-7 masih mampu berintegrasi dengan jet lain dari generasi ketiga hingga pesawat peringatan dini untuk memainkan peran dalam pertempuran.

Baca Juga: Xi Jinping: Militer China harus selalu siap menanggapi semua jenis situasi yang sulit




TERBARU

[X]
×