kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Jet tempur legendaris J-7 milik militer China akan segera dipensiunkan


Senin, 15 Maret 2021 / 09:58 WIB
Jet tempur legendaris J-7 milik militer China akan segera dipensiunkan
ILUSTRASI. Jet tempur J-7 milik Angkatan Udara PLA.


Sumber: Global Times | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) kabarnya sudah mulai menarik jet temput J-7 dari tugasnya. Pesawat buatan dalam negeri ini secara bertahap akan mulai digantikan dengan model terbaru.

Kantor berita CCTV pada hari Kamis (11/3) melaporkan bahwa baru-baru Angkatan Udara Komando Teater Barat PLA melakukan latihan tempur yang melibatkan J-7.

Dalam latihan yang berorientasi pada pertempuran tersebut, J-7 bertugas sebagai pesawat pencegat, sedangkan varian latihnya, JJ-7, berperan sebagai musuh.

Unit wilayah barat PLA tersebut sengaja mengikutsertakan J-7 dalam latihan terbarunya sebelum mereka menerima unit terbaru sebagai pengganti dari J-7.

Baca Juga: Sistem rudal HQ-17AE China siap untuk ekspor, mampu hentikan rudal supersonik

Jet tempur J-7 merupakan jet tempur generasi kedua milik militer China. J-7 juga merupakan jet tempur paling berpengalaman di Negeri Tirai Bambu dan masih terus bertugas hingga saat ini. J-7 mampu terbang hingga ketinggian 20.000 meter dan melesat dengan kecepatan hingga Mach 2.

Militer China mulai menugaskan J-7 pada periode 1960-an. Sejak saat itu hingga era 1990-an, J-7 jadi pesawat tempur tercepat dan memiliki jangkauan terbang tertinggi.

Di era modern ini, J-7 masih mampu berintegrasi dengan jet lain dari generasi ketiga hingga pesawat peringatan dini untuk memainkan peran dalam pertempuran.

Baca Juga: Xi Jinping: Militer China harus selalu siap menanggapi semua jenis situasi yang sulit




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×