kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Jika punya pilihan, Pemimpin Hong Kong siap mundur


Senin, 02 September 2019 / 21:09 WIB
ILUSTRASI. Carrie Lam terpilih sebagai Pemimpin Eksekutif Hong Kong


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Pengakuan mengejutkan datang dari Pemimpin Hong Kong Carrie Lam. Jika punya pilihan, ia siap mundur dari jabatannya.

Soalnya, Lam mengaku telah menyebabkan "malapetaka yang tak termaafkan" dengan memicu krisis politik yang melanda Hong Kong dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Pernyataan Lam ini menurut rekaman audio dari pernyataan yang dia buat pekan lalu di hadapan pengusaha dalam sebuah pertemuan tertutup.

Baca Juga: Ikutan demo, ratusan siswa SMA Hong Kong membentuk rantai manusia di depan sekolah

Lam mengatakan, saat ini dirinya memiliki ruang "sangat terbatas" untuk menyelesaikan krisis. Sebab, kerusuhan telah menjadi masalah keamanan dan kedaulatan nasional bagi China.

"Jika saya punya pilihan," katanya dalam bahasa Inggris di pertemuan itu seperti dikutip Reuters, Senin (2/9), "hal pertama adalah berhenti, setelah membuat permintaan maaf yang mendalam".

Baca Juga: Hong Kong rusuh di akhir pekan, polisi anti huru hara turun ke jalan

Menurut Lam, Beijing belum menetapkan batas waktu untuk mengakhiri krisis di Hong Kong menjelang perayaan Hari Nasional pada 1 Oktober mendatang. Tapi, Tiongkok "sama sekali tidak punya rencana" untuk mengerahkan pasukan Tentara Pembebasan Rakyat ke jalan-jalan di Hong Kong.




TERBARU

[X]
×