kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

J&J siap produksi vaksin corona untuk penggunaan darurat pada awal 2021


Senin, 30 Maret 2020 / 19:38 WIB
ILUSTRASI. Logo Johnson and Johnson tampak di sebuah gedung perkantoran di Singapura, 17 Januari 2018.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Johnson & Johnson (J&J) berencana untuk memulai pengujian vaksin eksperimental virus corona baru terhadap manusia pada September nanti, dan siap produksi untuk penggunaan darurat pada awal 2021.

Melansir Reuters, J&J juga berkomitmen lebih dari US$ 1 miliar untuk investasi bersama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Biomedis Lanjutan Amerika Serikat (BARDA) guna mendanai penelitian vaksin, memperluas kolaborasi sebelumnya.

Upaya global sedang banyak pihak lakukan untuk mengembangkan vaksin virus yang telah membunuh lebih dari 34.000 di seluruh dunia. Tapi, para ahli telah memperingatkan, butuh waktu lebih dari satu tahun untuk menyiapkan vaksin.

Baca Juga: Salip China, kasus virus corona di Spanyol melonjak jadi 85.195 kasus

Seorang pasien mendapat satu dosis vaksin buatan Moderna Inc dalam uji coba tahap awal awal bulan ini, menjadikannya pelari terdepan dalam perlombaan untuk mengembangkan vaksin virus corona.

J&J mengatakan pada Januari lalu, mereka telah mulai mengerjakan vaksin virus corona menggunakan teknologi yang sama, yang mereka gunakan untuk membuat vaksin eksperimental ebola.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×