Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. JPMorgan Chase menegaskan komitmennya menjaga disiplin biaya sekaligus mengejar profitabilitas tinggi.
Bank terbesar di Amerika Serikat ini mempertahankan target pengeluaran tahunan yang disesuaikan sebesar US$ 105 miliar dan membidik pengembalian 17% atas ekuitas biasa berwujud (return on tangible common equity/ROE).
“Kami tetap yakin dapat mencapai ambisi jangka panjang kami,” kata manajemen JPMorgan dalam presentasi kepada investor, Senin (23/2/2026), menjelang agenda investor day di New York.
Baca Juga: Kunci Sukses Warren Buffett: Tenang di Tengah Pasar Turun
Target ROE 17% menegaskan fokus JPMorgan pada efisiensi penggunaan aset berwujud untuk menghasilkan laba berkelanjutan.
ROE berwujud selama ini menjadi indikator utama kesehatan dan kualitas kinerja bank, terutama di tengah volatilitas pasar keuangan global.
Optimisme tersebut ditopang kinerja solid sepanjang tahun lalu. Pada Januari, JPMorgan melaporkan laba kuartal IV yang melampaui ekspektasi analis, didorong kinerja kuat divisi perdagangan yang diuntungkan oleh gejolak pasar.
Secara keseluruhan, bank ini tercatat melampaui proyeksi laba Wall Street di keempat kuartal tahun lalu, berdasarkan data LSEG.
Respons pasar juga mencerminkan kepercayaan investor. Sepanjang 2025, saham JPMorgan telah melesat 34,4%, mengungguli indeks perbankan besar AS maupun tolok ukur pasar saham yang lebih luas.
Baca Juga: Seminggu Terbang 23%, Saham Samator (AGII) Jadi Primadona di Tengah Pasar yang Labil
Pada perdagangan setelah jam bursa, saham JPMorgan masih mencatatkan kenaikan tipis.
Dengan kombinasi disiplin biaya, target imbal hasil agresif, dan rekam jejak kinerja yang konsisten, JPMorgan berupaya mempertahankan posisinya sebagai pemimpin industri perbankan global di tengah dinamika pasar yang terus berubah.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)