kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Kabarnya, Facebook batal menyelipkan iklan di WhatsApp


Jumat, 17 Januari 2020 / 12:01 WIB
ILUSTRASI. Seorang wanita memegang tablet yang menampilkan logo WhatsApp di depan layar dengan logo Facebook dalam ilustrasi foto yang diambil di Praha 20 Februari 2014.


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Termasuk, pengembangan WhatsApp Payment yang sejauh ini masih tersendat uji cobanya di India, karena terkendala regulasi. WhatsApp Payment kabarnya juga akan hadir di Indonesia, meski belum ada titik terang. 

Rencana pemasangan iklan di WhatsApp ini sudah terdengar beberapa tahun sebelumnya. Konon, rencana ini lah yang membuat pendiri WhatsApp Brian Acton mundur dari Facebook Inc pada September 2017 lalu. 

Baca Juga: Ini cara hapus percakapan rahasia secara instan di WhatsApp Web

Tak lama kemudian, rekannya Jan Koum juga mundur pada Mei 2018. Informasi saja, Facebook mengakuisi WhatsApp pada 2014 silam, dengan nilai transaksi US$ 22 miliar.  

Penulis: Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kabarnya, Facebook batal selipkan iklan di WhatsApp"




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×