kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Kalah bersaing, Yahoo meninggalkan Korea Selatan


Senin, 22 Oktober 2012 / 11:21 WIB
Kalah bersaing, Yahoo meninggalkan Korea Selatan
ILUSTRASI. Laba bersih Lonsum (LSIP) melonjak 445% di semester pertama 2021.


Sumber: Reuters |

SEOUL. Yahoo berencana menghentikan kegiatan operasional di Korea Selatan. Raksasa bisnis internet kelas dunia ini rupanya tak sanggup menghadapi gempuran Google dan perusahaan lokal yang berhasil menyedot iklan dari segmen mobile dan media online.

"Yahoo sudah menghadapi banyak tantangan dalam beberapa tahun terakhir. Kami memutuskan keluar dari bisnis di Korea Selatan dan fokus ke bisnis global," demikian penjelasan Yahoo.

Ini akan menjadi sejarah kemunduran Yahoo di Asia. Korea Selatan adalah negara Asia pertama yang ditinggalkan Yahoo.

Yahoo masuk ke pasar Korea sejak 1997 dan saat ini memiliki 200-250 karyawan. Layanan portal online tersebut akan distop mulai Desember mendatang.

Kue bisnis di Korea Selatan rupanya cukup lezat dan berhasil mengembangkan pemilik konten lokal. Akhirnya, Yahoo gagal mengalahkan rival lokal seperti NHN Corp, Daum Communications Corp dan SK Communications Co.

Yahoo mengklaim  tetap menjadi salah satu situs dunia yang kuat dan memiliki lebih dari 700 juta pengunjung bulanan yang menggunakan produknya seperti layanan email dan membaca halaman berita.




TERBARU

[X]
×