Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Lionel Messi menyampaikan pesan emosional kepada para pendukung Argentina setelah timnya gagal mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2026 usai kalah dari Spanyol di partai final.
Kapten Argentina itu tampak menangis di lapangan setelah pertandingan yang berlangsung di East Rutherford, New Jersey, pada Minggu (19/7/2026), dalam laga yang diyakini banyak pihak sebagai penampilan terakhirnya di Piala Dunia.
Baca Juga: AS Berlakukan Tarif Baru 50% untuk Sejumlah Produk Kanada, Ada Susu hingga Furnitur
Melalui unggahan di Instagram pada Senin (20/7), Messi mengaku masih merasakan kekecewaan yang mendalam, namun tetap bangga atas perjuangan timnya sepanjang turnamen.
"Rasa sakit ini sangat besar dan luka ini akan membutuhkan waktu untuk sembuh. Namun saya juga memilih mengingat semua hal baik yang kami lalui, pertandingan-pertandingan yang berhasil kami balikkan dengan memberikan segalanya, momen-momen yang akan selalu kami kenang, serta dukungan seluruh rakyat Argentina yang, bersama kerja keras tim ini, membawa kami kembali ke jajaran elite sepak bola dunia," tulis Messi.
Ia menambahkan bahwa pencapaian Argentina mencapai dua final Piala Dunia secara beruntun merupakan prestasi yang mungkin baru akan benar-benar dihargai seiring berjalannya waktu.
"Saat ini mungkin sulit untuk benar-benar menyadari apa yang telah kami capai, tetapi tim ini berhasil mencapai dua final Piala Dunia berturut-turut," lanjutnya.
Baca Juga: FIFA Selidiki Insiden Ricuh Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia
Messi juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Argentina atas dukungan yang diberikan selama turnamen.
"Dari lubuk hati yang paling dalam, terima kasih atas setiap ucapan dan pesan yang saya terima. Sekali lagi, kami berhasil menyatukan negara ini dan berdiri bersama, berbagi kebanggaan luar biasa sebagai warga Argentina," tulisnya.
Tak lupa, peraih Ballon d'Or delapan kali itu memberikan ucapan selamat kepada Spanyol yang keluar sebagai juara dunia.
"Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Spanyol atas keberhasilannya menjadi juara."
Argentina sebelumnya sukses menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar setelah mengalahkan Prancis melalui adu penalti dengan skor 3-3 (4-2). Gelar tersebut melengkapi koleksi trofi bergengsi yang selama ini diburu Messi.
Baca Juga: 15 Rekor Baru di Piala Dunia 2026: Messi, Mbappe, hingga Rodri Cetak Sejarah
Pada Piala Dunia 2026, Argentina kembali tampil impresif dengan menyingkirkan Inggris di semifinal sebelum akhirnya takluk dari pertahanan solid Spanyol yang membuat mereka gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran di final.
Messi yang berusia 39 tahun selama turnamen berlangsung belum memastikan apakah laga final tersebut menjadi penampilan terakhirnya di Piala Dunia.
Jika tampil pada edisi 2030 yang akan digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko, usianya akan menginjak 43 tahun.
Secara individu, Messi juga mencatat rekor baru sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia ketika melampaui torehan Miroslav Klose.
Ia menutup turnamen dengan total 21 gol, namun kemudian disalip penyerang Prancis Kylian Mbappe yang mengoleksi 22 gol.
Baca Juga: Lamine Yamal Masuk Sejarah, Ini 20 Juara Piala Dunia Termuda Sepanjang Masa
Mbappe juga merebut Sepatu Emas Piala Dunia 2026 setelah mencetak 10 gol, unggul atas Messi yang mengemas delapan gol.
Sementara itu, ESPN melaporkan Messi dan rekan setimnya di Argentina sekaligus Inter Miami, Rodrigo De Paul, akan absen dalam dua pertandingan MLS berikutnya serta tidak mengikuti MLS All-Star Game guna menjalani masa pemulihan setelah tampil di Piala Dunia.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
