CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Kasus impor melonjak, risiko penularan lokal virus corona di China meningkat


Kamis, 12 November 2020 / 23:45 WIB


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Karena itu, Yin Chengji, Wakil Komisioner Badan Imigrasi Nasional, menyebutkan, China terus menghentikan pemberian visa untuk beberapa warga negara asing dan membatasi pergerakan keluar yang tidak mendesak oleh warga China.

Menurut Bi Kexin, pejabat Bea dan Cukai, China juga telah mengambil langkah-langkah yang lebih kuat atas makanan beku impor, setelah melakukan pemeriksaan acak pada lebih dari 870.000 sampel. 

China menuntut sertifikasi dari pemasok, dan regulator akan mengambil tindakan lebih keras terhadap makanan beku yang tidak dapat dilacak, kata Chen Xu, pejabat Badan Negara untuk Peraturan Pasar.

Saat ditanya, apakah China akan membuat apa yang disebut gelembung perjalanan dengan negara-negara yang tidak terlalu terdampak virus corona, Luo Zhaohui, Wakil Menteri Luar Negeri, menyatakan, sekarang bukan waktu yang tepat.

Baca Juga: Brasil hentikan uji coba calon vaksin corona dari Sinovac, ini penyebabnya

"Untuk gelembung perjalanan loop tertutup, kami tidak menyangkal kemungkinan ini, tetapi kami pikir kondisinya belum tepat," kata Luo di konferensi pers yang sama seperti dilansir Reuters.

Lou juga memperingatkan warga China agar tidak melakukan perjalanan ke luar negeri. "Saran kami, jangan pergi ke luar negeri," ujar Luo.

Selanjutnya: Saat gelombang ketiga virus corona, kasus infeksi di AS lampaui 10 juta




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×