CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.016,00   11,88   1.18%
  • EMAS971.000 -0,31%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kedubes Jepang Tolak Hadiah Tahun Baru Imlek dari Korea Selatan, Ini Alasannya


Sabtu, 22 Januari 2022 / 13:12 WIB
Kedubes Jepang Tolak Hadiah Tahun Baru Imlek dari Korea Selatan, Ini Alasannya
ILUSTRASI. Kedutaan Besar Jepang mengembalikan hadiah tahun baru Imlek yang diberikan pemerintah Moon Jae-in


Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Hubungan Korea Selatan dan Jepang kembali panas. Hal ini terjadi setelah Kedutaan Besar Jepang di Seoul menolak untuk menerima hadiah Tahun Baru Imlek yang diberikan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.

Mengutip Yonhap, penolakan dilakukan karena Kedubes Jepang mengklaim bahwa kotak hadiah yang diberikan Presiden Moon itu bergambar Pulau Dokdo, yang merupakan pulau paling timur Korea Selatan.

Sekedar mengingatkan, Pulau Dokdo selama ini memang menjadi sengketa antara Korea Selatan dan Jepang. Kedua negara sama-sama mengklaim Pulau Dokdo berada di wilayah kekuasannya.

Sebelumnya, Kantor Kepresidenan Korea Selatan atawa Cheong Wa Dae telah mengirim kotak hadiah yang berisi minuman keras tradisional dan barang-barang lainnya kepada Duta Besar Jepang Koichi Aiboshi dan duta besar asing lainnya yang berada di Seoul untuk merayakan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 1 Februari.

Tetapi Kedutaan Besar Jepang mengembalikan hadiah itu pada hari Jumat (21/1), karena kotak itu memiliki ilustrasi yang menyerupai gambar Pulau Dokdo yang terletak di Laut Timur.

Atas penolakan tersebut, kedutaan mengajukan protes dan memperbarui klaim teritorial atas pulau tersebut.

Gambar matahari terbit diyakini mewakili komitmen Korea Selatan untuk mengatasi pandemi Covid-19 dan memulai yang baru di tahun yang baru. Dokdo adalah tempat orang dapat menyaksikan matahari terbit pertama.

Kantor kepresidenan, bagaimanapun, tidak membuat komentar khusus tentang masalah ini.

Saat ini, Korea Selatan telah mengendalikan Dokdo secara efektif, dengan detasemen polisi kecil, sejak pembebasannya dari pemerintahan kolonial Jepang pada tahun 1945.

Namun, Jepang berulang kali mengklaim kedaulatan atas pulau berbatu itu, dan menjadikannya duri dalam hubungan antara kedua negara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×