Sumber: Nikkei | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Toyota Motor akan merilis kendaraan listrik (EV) pertama yang diproduksi di Amerika Serikat (AS) pada akhir tahun 2026 ini.
Model perdananya adalah Highlander versi listrik, menandai langkah agresif Toyota memperluas portofolio EV di tengah pelemahan insentif dan permintaan jangka pendek.
Highlander EV akan dipasarkan di AS dan Kanada sebagai model tahun 2027 mulai akhir 2026. Elektrifikasi Highlander menjadikannya SUV penumpang listrik terbesar Toyota di dunia.
“Ini investasi jangka panjang,” tegas Toyota.
Baca Juga: Pemerintah Batal Beri Diskon Tarif Listrik, Cek Tarif Listrik PLN Oktober 2025
SUV tiga baris ini dibekali baterai lithium-ion terbaru dengan jarak tempuh hingga 320 mil (515 km), mengadopsi North American Charging Standard (NACS), serta platform perangkat lunak Arene milik Toyota.
Harga akan diumumkan saat penjualan dimulai.
Produksi Highlander EV dilakukan di pabrik Toyota Kentucky mulai paruh kedua tahun ini. Baterai dipasok dari pabrik Toyota di North Carolina serta fasilitas LG Energy Solution di AS.
Saat ini Toyota menjual dua EV di AS, namun keduanya masih impor dari Jepang, model baru ini menandai pergeseran ke produksi lokal.
Toyota menegaskan versi bensin dan hybrid Highlander tetap dijual di Amerika Utara. Perusahaan belum mengumumkan rencana model non-EV baru untuk tahun model 2027.
Baca Juga: Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Triwulan IV 2025 Tetap
Langkah ini diambil di tengah kebijakan AS yang kurang mendukung adopsi EV, termasuk penghentian insentif pajak dan pelonggaran aturan emisi.
Sejumlah produsen AS menahan investasi EV akibat turunnya permintaan. Namun Toyota tetap menambah lini EV, memproyeksikan pertumbuhan pasar jangka panjang.
Tahun ini Toyota akan meluncurkan lima EV lain untuk pasar Amerika, termasuk bZ jarak jauh, bZ Woodland, C-HR listrik, serta dua model Lexus listrik.
Toyota menguasai sekitar 50% pasar hybrid AS dan berencana menginvestasikan lebih dari US$10 miliar dalam tiga tahun ke depan untuk meningkatkan produksi lokal mesin generasi baru hybrid.
Baca Juga: Apakah Tarif Listrik Triwulan IV 2025 Naik? Ini Jawaban Pemerintah
Porsi penjualan kendaraan elektrifikasi di AS kini sekitar 50%, dan Toyota menargetkan **80% pada 2030**.












