Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - BEIJING. China dan Amerika Serikat (AS) sedang berkomunikasi mengenai rencana kunjungan Presiden Donald Trump ke Tiongkok.
Informasi ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China pada Senin (16/3/2026), ketika ditanya tentang laporan ancaman Trump untuk menunda pertemuan puncak yang direncanakan dengan Presiden China Xi Jinping.
Trump mengatakan kepada Financial Times bahwa negara-negara yang mendapat manfaat dari pengiriman melalui Selat Hormuz harus membantu mengamankannya.
"Saya pikir China juga harus membantu — karena China mendapatkan 90% minyaknya dari Selat," kata Trump kepada surat kabar tersebut yang dikutip Reuters.
Baca Juga: Bandara Dubai Melanjutkan Sejumlah Penerbangan Pasca Serangan Drone
Trump menambahkan ia lebih suka mengetahui posisi Beijing sebelum kunjungan yang direncanakan. "Kita mungkin akan menunda," kata Trump tentang perjalanan tersebut.
Lin Jian, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China ketika ditanya tentang laporan tersebut mengatakan, pimpinan diplomasi negara memainkan peran yang tak tergantikan dalam memberikan panduan strategis untuk hubungan China-AS.
Baca Juga: Trump Desak Sekutu Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Menolak Kirim Kapal













