Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi
Para pengamat berspekulasi bahwa penyelidikan yang sedang berlangsung mungkin dimaksudkan untuk menggali dugaan penyimpangan dalam proses suksesi manajemen Grup Samsung.
Pada Juli 2015, Layanan Pensiun Nasional, yang memegang 4,8% Cheil Industries dan 11,21% di Samsung C&T, memberikan suara untuk mendukung merger setelah memperkirakan nilai atas 46,3% saham Cheil di Samsung BioLogics senilai 6,6 triliun won dan menyetujui sebuah rasio merger 1: 0,35.
Melalui merger, Lee dapat mengamankan kendali Samsung C&T, sebuah perusahaan holding de facto dari Samsung Group.
Para jaksa penuntut mengatakan mereka telah mendapatkan kesaksian dari para akuntan bahwa mereka mengusulkan rasio merger 1: 0,35 sesuai dengan rekomendasi Samsung, yang memberikan dasar bagi keputusan pengambilan suara oleh National Pension Service dan pemegang saham lainnya.
Baca Juga: Presiden Iran: Sanksi baru atas Iran menunjukkan keputusasaan AS
Securities & Futures Commission, pengawas pasar, meminta aparat untuk menyelidiki Samsung BioLogics dan CEO-nya Kim Tae-han dengan mengatakan metode akuntansi yang diubah itu tidaklah normal.
Jaksa kemudian meminta surat perintah penangkapan untuk Kim yang berusia 62 tahun pada akhir Mei tetapi pengadilan Seoul menolaknya.
Samsung BioLogics telah mengklaim bahwa perubahan metode akuntansi dan revaluasi Samsung Bioepis pada 2015 sejalan dengan standar akuntansi internasional.
Sejauh ini, delapan eksekutif Samsung BioLogics, Samsung Bioepis dan Samsung Electronics telah ditangkap dengan tuduhan ikut serta dalam upaya menghancurkan bukti terkait dugaan penipuan akuntansi.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)