kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Kejaksaan menggerebek Layanan Pensiun Nasional terkait skandal Samsung BioLogics


Senin, 23 September 2019 / 17:57 WIB
Kejaksaan menggerebek Layanan Pensiun Nasional terkait skandal Samsung BioLogics
ILUSTRASI. Logo Samsung Electronics


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

Para pengamat berspekulasi bahwa penyelidikan yang sedang berlangsung mungkin dimaksudkan untuk menggali dugaan penyimpangan dalam proses suksesi manajemen Grup Samsung.

Pada Juli 2015, Layanan Pensiun Nasional, yang memegang 4,8% Cheil Industries dan 11,21% di Samsung C&T, memberikan suara untuk mendukung merger setelah memperkirakan nilai atas 46,3% saham Cheil di Samsung BioLogics senilai 6,6 triliun won dan menyetujui sebuah rasio merger 1: 0,35.

Melalui merger, Lee dapat mengamankan kendali Samsung C&T, sebuah perusahaan holding de facto dari Samsung Group.

Para jaksa penuntut mengatakan mereka telah mendapatkan kesaksian dari para akuntan bahwa mereka mengusulkan rasio merger 1: 0,35 sesuai dengan rekomendasi Samsung, yang memberikan dasar bagi keputusan pengambilan suara oleh National Pension Service dan pemegang saham lainnya.

Baca Juga: Presiden Iran: Sanksi baru atas Iran menunjukkan keputusasaan AS

Securities & Futures Commission, pengawas pasar, meminta aparat untuk menyelidiki Samsung BioLogics dan CEO-nya Kim Tae-han dengan mengatakan metode akuntansi yang diubah itu tidaklah normal.

Jaksa kemudian meminta surat perintah penangkapan untuk Kim yang berusia 62 tahun pada akhir Mei tetapi pengadilan Seoul menolaknya. 

Samsung BioLogics telah mengklaim bahwa perubahan metode akuntansi dan revaluasi Samsung Bioepis pada 2015 sejalan dengan standar akuntansi internasional.

Sejauh ini, delapan eksekutif Samsung BioLogics, Samsung Bioepis dan Samsung Electronics telah ditangkap dengan tuduhan ikut serta dalam upaya menghancurkan bukti terkait dugaan penipuan akuntansi.




TERBARU

[X]
×